Digital Preneur Mulai Tumbuh, UKM Digital Belimbing Ini Tuai Omset Rp 10 Juta Per Bulan
Pertumbuhan digital preneuer kini tidak hanya di kota-kota besar, namun mulai berkembang di kota-kota penyangga di Indonesia.
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dedy Herdiana
Ismail, founder Kulze.in, menambahkan, usaha katering daring kustomisasinya sudah berjalan setahun ini dengan pelanggan dari BUMN dan perusahaan besar di kota tersebut.
Menurut dia, usaha daring memungkinkan kreativitas dan fleksibilitas baginya tanpa perlu banyak modal dan pengalaman.
"Saya awalnya karyawan swasta, bosen tiap makan siang dari itu-itu saja. Saya bikin kulze.in dengan menawarkan katering makan siang yang bersumber dari banyak pedagang makanan skala kecil," katanya.
3 Artis yang Diberangkatkan Umrah First Travel Ternyata hanya jadi Modus untuk Menipu Calon Jemaah https://t.co/QfZCc6hZDA via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 22, 2017
Pelanggan dibuatnya diberi tawaran tiap hari berubah menu, bahkan bisa ambil paket kustom misal seminggu lima kali atau malah cukup seminggu sekali, sehingga memudahkan semua.
"Target saya punya ekspedisi motor makin banyak, juga UKM pedagang makanan yang jadi mitra saya makin banyak. Apalagi Bogor ini kota kuliner kan, potensinya besar," katanya.
Ridho Ilahi, CEO Myprospec.com, mengatakan, platform digital bahkan memungkinkan dirinya menyediakan layanan media sosial profesional lokal bersanding dengan layanan eksiting.
"Kebutuhan spesifik profesi lokal, mulai dari instruktur yoga, penyelam, hingga SPG, memungkinkan bersaing dengan raksasa daring, " katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/triono-tim-kampung-ukm-digital-belimbing-ke-inggris_20170822_195857.jpg)