Selasa, 2 Juni 2026

Wanita Loncat dari Apartemen

Bekas Darah di Lokasi Bunuh Diri 2 Cewek Kakak Beradik Itu Diberi Lingkaran Putih

Lelehan darah berwarna merah yang menempel di sekitar areal parkir Apartemen Gateway, Kota Bandung masih terlihat membekas.

Tayang:
Penulis: Ery Chandra | Editor: Yulis Tribun Jabar
Tribun Jabar/Ery Chandra
Dua mayat masih terkapar di luar Apartemen Gateway, Jalan Ahmad Yani (Cicadas), Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (24/7/2017). Keduanya tewas setelah terjun dari lantai 5 apartemen tersebut, hingga sore tadi warga masih berkerumun di lokasi kejadian. 

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Cibeunying Kidul, Kompol Anton Purwantoro, keduanya mengalami gangguan psikis.

"Berdasarkan keterangan dari Kakaknya, Reonald Parumbak,korban memiliki gangguan psikis," ujar Kompol Anton Purwantoro di Apartemen Gateway, Senin (24/7/2017).

Dua mayat masih terkapar di luar Apartemen Gateway, Jalan Ahmad Yani (Cicadas), Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (24/7/2017). Keduanya tewas setelah terjun dari lantai 5 apartemen tersebut, hingga sore tadi warga masih berkerumun di lokasi kejadian.
Dua mayat masih terkapar di luar Apartemen Gateway, Jalan Ahmad Yani (Cicadas), Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (24/7/2017). Keduanya tewas setelah terjun dari lantai 5 apartemen tersebut, hingga sore tadi warga masih berkerumun di lokasi kejadian. (Tribun Jabar/Ery Chandra)

Aksi bunuh diri ini terjadi di Apartemen Gateway lantai 5A sekira pukul 17.00 WIB.

Kedua wanita itu tewas di lokasi setelah terjun dari lantai 5A Apartemen Gateway Bandung.

Kedua adik kakak itu tewas dengan luka di bagian kepala, kaki dan tangan patah.

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Garis polisi masih terpasang di lokasi kejadian dan warga nampak berkerumun melihat tempat kejadian.


Kedua jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih.

Saksi Mata

Menurut Dewi (35), saksi mata di lokasi kejadian, ia melihat kedua wanita itu saat meloncat.

"Saya turun dari angkot. Ada yang teriak-teriak dari atas gedung. Ernyata di bawah, seirang perempuan sudah tergelatak, tak lama seorang lagi yang teriak-teriak tadi langsung loncat menyusul," ujarnya.

Dewi yang merupakan pegawai laundry itu mengaku mengenal kedua perempuan tadi. Keduanya memang sering mengirimkan baju kepada Dewi untuk dilaundry.

"Tadi pagi malah saya sempat ketemu mereka," ujarnya.

Sebelumnya,kabar itu ramai di media sosial.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved