Rabu, 8 April 2026

BPJS Kesehatan

Jalani Operasi, Istri Musisi Braga Stones Terbantu BPJS Kesehatan

BARU saja menjalani operasi pengangkatan benjolan di dadanya.

Penulis: Dicky Fadiar Djuhud | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
TRIBUN JABAR /DICKY FADIAR DJUHUD
PERAWATAN --- Istri almarhum musisi Supeno Braga Stone, Siti Khodijah (berbaring) saat menjalani perawatan di RS Cahya Kawaluyan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (11/8/2016). Dua anaknya, Nunur (berdiri) dan Sri Mulyani (duduk) menemani Siti Khodijah. 

* Testimoni masyarakat yang sudah merasakan manfaat program JKN-KIS

MASIH ingat dengan musisi tunanetra yang fenomenal berjuluk Braga Stones? Ya, seorang pria bernama Supeno, pengamen tunanetra yang pandai dalam memainkan lagu-lagu barat dengan memakai alat musik tradisional Sunda, kecapi pada era 1970-an atau 1980-an. Supeno biasa mengamen di salah satu sudut jalan Braga, Bandung dan darisanalah ia dapat julukan Braga Stones. Salah satu alasan diberi julukan Braga Stones karena sering membawakan lagu-lagu milik grup band legendaris, Rolling Stones.

Tulisan ini masih ada kaitannya dengan sang fenomenal Braga Stones tersebut. Tepatnya dari istri tercinta Braga Stones, Siti Khodijah (61). Ditemui Tribun di kediaman salah seorang putrinya, di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (11/9/2016), ternyata Khodijah baru saja menjalani operasi pengangkatan benjolan di dadanya.

Sepeninggal sang suami pada 1997, ketika harus berjuang sendirian sebagai orang tua tunggal untuk membesarkan ke-9 anak-anaknya itu, ia merasakan ada beberapa masalah pada kesehatannya. Tapi, tak pernah diindahkannya.

Makam Braga Stones bisa dilihat di sini:


Barulah, ketika mencoba melakukan general check up sekitar 5 tahun lalu, ia divonis dokter mengidap penyakit gula atau diabetes dan kolesterol. Kesehatannya pun makin menurun.

Semula, Khodijah yang didukung oleh ke-9 anaknya rutin melakukan check kesehatan dengan biaya yang tidak sedikit di RS Cahya Kawaluyan, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat.

(lihat juga: Ini Makam Sang Fenomenal Braga Stones di Kadungora Garut)

Namun, sekitar dua tahun lalu, saat gencar-gencarnya propaganda Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Khodijah memutuskan untuk menjadi anggota Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kelas 1. Ia mengaku merasa terbantu.

Khodijah benar-benar tak menyangka harus menjalani operasi, Rabu (17/8/2016). Tak pernah terbayangkan sedikitpun sepanjang hidupnya kalau dia bakal menjalani tindakan pembedahan yang dilakukan oleh seorang dokter spesialis pada dirinya. Sekalipun bukanlah sebuah operasi besar.

“Reuwas (kaget, RED). Iya, yang kebayang mah operasi itu gimana, gitu. Kayak di tivi. Dengar cerita orang-orang juga. Suka dengar saja. Operasi itu dikelilingi dokter. Dan yang bikin kaget, kan biayanya itu enggak sedikit. Mahal. Itu yang enggak kebayang. Yang kemarin aja biayanya itu sampai puluhan juta,” kata Khodijah.

Ia sempat terdiam sejenak. Seperti mencoba mengingat sesuatu. Usia Khodijah sudah tidak muda lagi, tapi ingatan dan cara bicaranya masih berfungsi cukup baik. Meski tak jarang ia bercerita lompat kesana-kemari. Wanita yang sebagian rambutnya sudah memutih ini tak pernah lupa untuk tetap tersenyum disela perbincangan. 

Persembahan mahasiswa STSI untuk Braga Stones lihat di sini:


Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved