Sorot

Ironi Pejabat Penyabu

PEMILIK jabatan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), ditangkap kepolisian......

Ironi Pejabat Penyabu
ISTIMEWA / DOKUMENTASI PRIBADI FACEBOOK

Oleh Machmud Mubarok, Wartawan Tribun Jabar

SUNGGUH memalukan dan sangat ironi. Seorang pejabat di lingkungan Kabupaten Bandung Barat (KBB), pemilik jabatan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), ditangkap kepolisian karena kasus sabu-sabu.

Jabatan TN, sang Kepala BKD itu, ibarat tangan kanan Bupati KBB Abubakar. Fungsi utamanya urusan pembinaan aparatur sipil negara (ASN).

Selain tentu saja, ia punya wewenang untuk memberi masukan soal penempatan, mutasi, dan rotasi para ASN di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Di sejumlah kota atau kabupaten, biasanya instansi yang rajin memfasilitasi tes urine terhadap para pegawai adalah BKD.

Mungkin di KBB, semua ASN ikut dites urine, tapi Kepala BKD-nya tidak, sehingga bisa lolos.

Saat pejabat ditangkap, tentu bukan kali pertama dia memesan sabu-sabu, tapi sudah berkali-kali dan berlangsung lama.

Karena kebiasaan mengonsumsi narkoba, terkhusus sabu-sabu, bukanlah kebiasaan sekejap.

Seseorang yang mengonsumsi sabu-sabu, pasti akan merasakan ketagihan, ingin lagi, lagi, dan lagi. Ini yang mengherankan.

Kok bisa lolos? Kok pejabat dengan posisi strategis, bisa-bisanya seorang penyuka sabu-sabu.

Apakah di KBB jarang digelar razia tes urine?

Selengkapnya, bisa dibaca di edisi cetak, Tribun Jabar, Rabu (3/8/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

Penulis: Machmud Mubarok
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved