Sorot

Doraemon dan Pokemon

Gim hasil kerja sama Pokemon Company, Nintendo, dan Niantic ini merupakan gim gratis untuk Android dan iOS

Penulis: Januar Pribadi Hamel | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR
Januar P Hamel, Wartawan Tribun. 

Oleh: Januar P Hamel, Wartawan Tribun

DORAEMON dan Pokemon, sebetulnya tidak ada hubungannya sama sekali. Kalaupun dipaksakan untuk dihubung-hubungkan paling suku kata terakhir dari kedua nama tersebut yaitu mon, nama-nama tersebut pernah dan sedang populer pada masanya masing-masing, dan sama-sama berasal dari Jepang.

Doraemon adalah robot kucing yang datang dari masa depan yakni abad ke-22. Film kartun dari Jepang ini menyihir anak-anak hingga orang dewasa. Doraemon yang ajaib dan Nobita yang malas menjadi daya tarik film ini. Sampai sekarang pun masih banyak yang berkhayal ingin memiliki pintu ajaib milik Doraemon. Lewat pintu ini Doraemon dan Nobita bisa masuk ke mana pun yang mereka inginkan.

Doraemon juga memiliki kantong ajaib di perutnya. Kantong ini bisa mengeluarkan benda-benda ajaib yang sering disalahgunakan oleh Nobita. Satu di antaranya baling-baling bambu yang bisa membawa Doraemon dan Nobita terbang tinggi.

Doraemon adalah anime Jepang yang untuk pertama kali tayang di RCTI pada 1988. Anime untuk serial televisi disutradarai Tsutomu Shibayama. Serial televisi Doraemon telah diadapatasi ke dalam puluhan bahasa di seluruh dunia. Doraemon juga telah dibuat dalam versi layar lebar.

Doraemon juga ada yang berbentuk gimnya, tapi tidak seheboh film dan komiknya. Gim ini tersebar biasa saja. Adapun manga dan anime populer ini dikarang Fujiko F. Fujio sejak 1969. Komik Jepang ini masih bisa diperoleh di toko-toko buku hingga sekarang.

Nah, kalau Pokemon adalah video game Nintendo yang diciptakan oleh Satoshi Tajiri pada 1995. Gim ini bisa dimainkan di konsol Game Boy. Pokemon gim buatan Nintendo tersukses setelah Mario. Pokemon juga merupakan serial terlaris ketiga di dunia setelah James Bond (karya Ian Fleming) dan Transformers (karya Hasbro).

Nama Pokemon akhir-akhir ini makin booming setelah muncul gim di smartphone Pokemon Go. Permainan di handphone telah membius jutaan orang di dunia. Pun di Indonesia, meski belum resmi masuk ke negeri ini, orang-orang telah berlomba-lomba mengunduh secara ilegal di laman-laman yang menyediakan file apk.

Gim hasil kerja sama Pokemon Company, Nintendo, dan Niantic ini merupakan gim gratis untuk Android dan iOS yang mengizinkan pemainnya untuk menangkap Pokemon yang tersembunyi di berbagai lokasi dunia nyata.

Tak hanya rakyat biasa tapi para pejabat juga mulai keranjingan memainkannya. Saking booming–nya permainan ini, lewat broadcast yang berseliweran dihubung-hubungkan dengan operasi intelijen.

Bahkan ada kabar Nintendo telah nge-banned Filipina. Gara-garanya banyak pengguna smartphone yang mengunduh dan menjalankan APK Pokemon Go. Padahal gim ini belum resmi masuk ke negera tersebut.

Bagi penulis, dulu, ketika masih gandrung memainkan konsol Nintendo lebih memilih permainan Mario daripada Pokemon. Entah lah, pokoknya bermain Mario itu lebih mengasyikan. Kita tunggu saja siapa tahu akan muncul juga permainan Mario Go di smartphone. (*)

Naskah ini juga bisa Anda baca di edisi cetak, Tribun Jabar, Rabu (20/7/2016). Ikuti berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved