Sorot
Ultimatum untuk Sepak Bola
ADA banyak aksi tidak terpuji penonton yang tidak hanya mencederai semangat sportivitas...
Penulis: Deni Ahmad Fajar | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Oleh Deni Ahmad Fajar
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga mengultimatum akan menghentikan turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 untuk sementara waktu.
Ultimatum tersebut adalah buntut dari kerusuhan suporter saat Persija Jakarta ditumbangkan 0-1 oleh Sriwijaya FC pada tarung lanjutan TSC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (24/6/2016).
Kerusuhan di SUGBK bukan satu-satunya yang jadi catatan Kemenpora.
Ada banyak aksi tidak terpuji penonton yang tidak hanya mencederai semangat sportivitas dan fairplay tapi masuk kategori tindakan kriminal yang membuat Kemenpora membekukan turnamen nasional tersebut.
Ultimatum Kemenpora mendapat beragam tanggapan dari banyak pihak, salah satunya datang dari Manajer Persib, Umuh Muchtar.
Umuh dengan tegas menyatakan ketidaksetujuannya atas rencana Kemenpora tersebut.
Menurut Umuh, rencana Kemenpora bukan langkah yang tepat untuk menyelamatkan sepak bola Tanah Air.
Sebaliknya, mereka yang marah dan muak melihat ulah penonton sepak bola yang barbar, berada di pihak Kemenpora.
Menurut mereka, untuk menyelamatkan sepak bola Indonesia.....
Selengkapnya dari naskah ini bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Selasa (28/6/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sorot-deni-ahmad-fajar-edisi-selasa-28-juni-2016_20160628_095300.jpg)