Teras
Luh Lah
KONDISI miskin kadangkala merasa terhina, terpinggirkan, tidak mendapat tempat....
Penulis: cep | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Oleh Cecep Burdansyah, Pemimpin Redaksi Tribun Jabar
PERJUANGAN melawan korupsi memang bukan perkara mudah.
Bagi negara yang baru bangkit dari kemiskinan akibat lama terjajah, mengharapkan kemakmuran materi sepertinya menjadi skala prioritas.
Kondisi miskin kadangkala merasa terhina, terpinggirkan, tidak mendapat tempat dalam status sosial, pada akhirnya minder, meskipun sebetulnya mental terjajah bukanlah dilihat dari indikasi miskin secara ekonomi.
Buat apa kaya dan punya jabatan kalau mentalnya seperti tokoh seorang polisi yang digambarkan oleh Anton Chekov dalam cerita pendeknya “Bunglon”. Orang seperti inilah sebetulnya yang hina.
Tapi inilah Indonesia. Orang yang secara ekonomi miskin sering dipinggirkan dalam percaturan sosial meskipun ia punya talenta atau kejeniusan dalam bidang yang tak ada hubungannya dengan uang.
Karena kondisi masyarakat yang sakit itulah, maka impian orang menjadi berlomba-lomba ingin kaya, berebut jabatan, pamer harta dan kekuasaan. Semua itu untuk ....
Naskah ini bisa dibaca selengkapnya di edisi cetak Tribun Jabar, Senin (27/6/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fans page facebook: tribunjabaronline.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/cecep-burdansyah-teras-edisi-senin-27-juni-2016-1_20160627_112747.jpg)