Sorot

Alternatif yang Rusak Parah

Satu pekan menjelang arus mudik, kesiapan jalur mudik alternatif ini dalam kondisi rusak parah.

TRIBUN JABAR
Ferri Amiril, Wartawan Tribun. 

Oleh: Ferri Amiril, Wartawan Tribun

JALUR mudik mengalami perbaikan di beberapa titik. Jalur tengah, utara, maupun selatan, melakukan persiapan matang pada sepekan menjelang arus mudik tahun 2016 kali ini.

Beberapa ruas yang saat ini dalam kondisi parah adalah jalan alternatif seperti yang terlihat di jalur Jonggol, Kabupaten Bogor.

Jalur ini di beberapa titik nyaris tidak layak untuk kendaraan pribadi keluarga karena ambles. Kondisinya semakin parah karena kendaraan yang melintas di jalur ini melebihi batas tonase yang ditentukan.

Satu pekan menjelang arus mudik, kesiapan jalur mudik alternatif ini dalam kondisi rusak parah. Kerusakan parah terlihat di jalur Jonggol Jalan Trans Yogi.

Jalan di jalur ini ambles di dua titik dengan kedalaman yang cukup parah. Amblesnya jalan sepanjang 50 meter dengan kondisi hampir tidak beraspal di Jalan Trans Yogi dekat Kecamatan Tanjungsari, ini semua aspal ambles dan jalur sudah seperti track off road dengan kemiringan jalan yang ekstrem.

Jalan akan sangat licin jika waktu hujan tiba. Kondisi ban dan kendaraan yang kurang baik tidak disarankan untuk melewati jalur alternatif ini karena sangat licin dan tidak sedikit kendaraan yang harus didorong karena ban selip.

Di titik lainnya masih di jalan Trans Yogi, jalur jalan banyak yang setengah badan ambles dan bergelombang. Selain itu beberapa titik nyaris tak beraspal dan lubang hampir merata dari daerah Cianjur menuju Jonggol, Cikalongkulon.

Lubang menganga cukup dalam akan kita temui di beberapa titik jalan sehingga sangat berpengaruh kepada kaki-kaki kendaraan.

Antrean kendaraan akan mengular pada jam-jam tertentu. Kemacetan di hutan samping sebuah sungai akan terlihat karena kendaraan didominasi oleh truk-truk besar.

Kondisi jalur alternatif lainnya yang mengalami banyak kerusakan adalah jalur Bandung-Sumedang-Kadipaten-Majalengka juga mengalami kerusakan di beberapa titik jalan.

Di jalur ini pemerintah sudah mempersiapkan anggaran perbaikan jalan. Demikian halnya dengan jalur Subang-Cikamurang-Ujungjaya-Cijelag yang mengalami kerusakan di beberapa titik.

Di Jalur Cianjur-Bandung tepatnya di kawasan Padalarang peningkatan jalan juga sedang dilakukan. Peningkatan jalan yang semula menggunakan beton kini dilanjutkan dengan aspal.

Tidak menyebabkan kemacetan terlalu panjang peningkatan jalan dengan menggunakan aspal ini hanya dilakukan pada malam hari menjelang dini hari. Buka tutup pun dilakukan pada jam tersebut dan berhenti beraktivitas pada siang hari.

Kondisi tol Cipularang pun saat ini sedang mengalami perbaikan di beberapa titik. Jalur yang sering padat ini banyak kerusakan di wilayah kilometer 93-95 namun diperkirakan sudah bisa dipergunakan saat mudik dan balik tahun ini.

Kondisi jalan alternatif yang rusak membuat pemudik harus berpikir ulang dan mempersiapkan kondisi kendaraan yang prima agar bisa melalui jalur alternatif dengan baik. (*)

Naskah ini bisa Anda baca di Tribun Jabar edisi cetak, Jumat (17/6/2016). Ikuti berita-berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved