Kesehatan
Hmm. . . Beban Psikologis Kalau Terkena Kutil Kelamin, Begini Cara Penanganan Medisnya
KEJADIAN kutil kelamin di Indonesia meningkat pesat pada tahun-tahun belakangan ini.
TRIBUNJABAR.CO.ID -- Kejadian kutil kelamin di Indonesia meningkat pesat pada tahun-tahun belakangan ini.
Di poliklinik infeksi menular seksual Rumah Sakit Dr.Cipto Mangunkusumo Jakarta, kutil kelamin menduduki peringkat pertama kasus baru infeksi menular seksual pada tahun 2008-2011.
Data yang sama juga ditemukan di kota Denpasar, Medan, Bandung, serta Semarang.
Angka kejadian penyakit kutil kelamin berkisar antara 20-26 persen dari seluruh infeksi menular seksual.
Kutil kelamin (condylomata acuminata) disebabkan oleh virus HPV tipe 6 dan 11.
BACA JUGA: Suami Bunuh Istri Kemudian Memotret Mayatnya dan Mengunggahnya di Facebook
BACA JUGA TERPOPULER: Evakuasi Truk Tabrakan di Cipularang Cukup Sulit
Pada kutil kelamin, hampir 100 persen disebabkan oleh virus HPV.
Penyakit ini bisa terjadi pada pria maupun wanita. Pada wanita, kutil kelamin dapat muncul di dalam dan di luar alat kelamin, area kelamin dan juga pada leher rahim (serviks).
Kutil kelamin dapat menyebabkan gejala seperti rasa terbakar, gatal, atau nyeri.
#SerbaSerbiTribunGIMANA RASANYA JALAN-JALAN SETENGAH TELANJANG? NIH..MODEL CANTIK INI BEGITU... BACA DAN LIHAT VIDEONYA...
Posted by Tribun Jabar Online on Wednesday, November 11, 2015
BACA JUGA: Arkeolog Temukan Keanehan di Piramida Giza, Tandanya Mulai Terungkap
Sedangkan pada pria, kutil kelamin muncul di penis atau area sekitar penis.
"Walau tidak menyebabkan kematian, tapi penyakit ini menyebabkan beban psikologis yang besar. Jika tidak ditangani, kutil kelamin juga bisa menyebabkan infeksi sampingan," kata dr.Andi Darma Putra, Sp.OG (K), dalam acara mengenai Human Papilloma Virus (HPV) di Jakarta beberapa waktu lalu.
Kutil kelamin yang muncul di liang vagina bisa menyebabkan perdarahan saat berhubungan seksual, komplikasi kehamilan dan persalinan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/seorang-pria-memegang-kepala-tapi-istrinya-tidur-disampingnya_20151113_140622.jpg)