Senin, 27 April 2026

SOROT

Angkot Ganti Angka dan Warna

Lalu bagaimana dengan bergantinya nomor dari 5 jadi 8? Setiap orang tentu selalu berharap adanya perbaikan dalam setiap perubahan.

Penulis: Dedy Herdiana | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/DOKUMENTASI
Dedy Herdiana, Wartawan Tribun Jabar 

Sorot
Dedy Herdiana
Wartawan Tribun
SEJAK Selasa (3/11) semua angkutan kota (angkot) 05 rute Cicaheum-Cibaduyut menghilang di jalanan. Pemkot Bandung telah menutup rute angkot yang dominan berwarna merah itu dan hampir semuanya beralih pada rute Cicaheum-Leuwipanjang yang saat itu pula diresmikan operasionalnya.

Selain perubahan rute, angka atau nomor lambung dan warna angkotnya juga berubah. Kini angkot itu bernomor 08 dan warnanya hijau (hijau apel). Perubahan tersebut seperti kita ketahui terjadi setelah memuncaknya ketidakpuasan penumpang 05 atas pelayanan sopir. Masalah ini sempat ramai di media sosial dan ramai pula di berbagai media cetak.

Apakah munculnya angkot dengan rute, nomor dan warna anyar itu akan menjadi solusi terbaik?
Menilik dari perubahan rute, baru sehari beroperasi sudah melahirkan unjuk rasa dari para tukang ojek pangkalan kawasan Jalan Antapani - Setra Dago - Terusan Jakarta. Para pengojek pangkalan itu merasa ladang rezekinya terkikis dengan masuknya angkot ke kawasan kerjanya. Kini Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil pun mengharapkan ada solusi terbaik dari Tim Transisi (gabungan Dishub, Polri dan TNI) mengatasi permasalahan tersebut.

Lalu bagaimana dengan bergantinya nomor dari 5 jadi 8? Setiap orang tentu selalu berharap adanya perbaikan dalam setiap perubahan. Begitu pula dengan pergantian angka tersebut. Setiap angka tentu memiliki maknanya sendiri-sendiri tergantung dari apa yang mereka percayai.

Dalam dunia Feng Shui, angka 5 disebut bintang jahat, bintang yang tidak menguntungkan setiap orang, dan dimaknai sebagai angka yang paling susah dikombinasikan. Sedangkan angka 8 disebut bintang kekayaan, yakni salah satu white star yang membawa keberuntungan khusus, selalu membawa keberuntungan ekstra dimanapun angka ini muncul.

Untuk soal pergantian warna, seorang konsultan warna dan penulis buku More Alive With Color, Leatrice Eisman, seperti dikutip KOMPAS.com menjelaskan bahwa merah bermakna kuat, berani, percaya diri, gairah. Merah adalah warna yang punya banyak arti, mulai dari cinta yang menggairahkan hingga kekerasan perang. Warna ini tak cuma memengaruhi psikologi tapi juga fisik. Penelitian menunjukkan menatap warna merah bisa meningkatkan detak jantung dan membuat kita bernapas lebih cepat. Sedangkan hijau bermakna kesejukan, keberuntungan, dan kesehatan. Hijau melambangkan alam, kehidupan, dan simbol fertilitas. Hijau juga menunjukkan warna bumi, penyembuhan fisik, dapat digunakan untuk relaksasi, menetralisir mata, memenangkan pikiran, merangsang kreativitas.

Menilik dari makna perubahan angka dan warna, terlihat ada harapan baru dengan adanya angka dan warna baru terssebut. Semoga tidak seperti perubahan rute yang kini menuai keresahan tukang ojek. Masyarakat Kota Bandung pun tentu berharap layanan angkot 08 itu akan lebih baik dari sebelumnya meskipun para sopirnya adalah sopir eks-05.

Pakar transportasi ITB Prof Ofyar Z Tamim pun seperti dikutip Harian Pagi Tribun Jabar, Selasa (3/11) mengatakan perubahan itu harus dibarengi peningkatan yang lain, di antaranya pelayanan sopir dan kondisi kendaraan. Adanya rute anyar ini juga diharapkan bisa menambah area layanan transportasi bagi masyarakat yang saat ini baru mencapai 35 persen.
Untuk itu semoga Pemkot Bandung bisa mengatasi masalah pelik transportasi di Kota Paris van Java ini. Amin. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved