Sorot
Tampil Cantik
SEGALA upaya dicurahkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk membenahi kota dalam menyambut peringatan ke-60 KAA.
Penulis: Januar Pribadi Hamel | Editor: Dedy Herdiana
SEGALA upaya dicurahkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk membenahi kota dalam menyambut peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika (KAA). Tak hanya mengerahkan anak buahnya di jajaran pemerintahan Kota Bandung, tapi juga masyarakat diajaknya beperan aktif menyukseskan hajat warga Kota Bandung ini.
"Bandung sudah siap, lagi perbaikan infrastruktur. Di Bandung akan dijadikan pesta rakyat, jadi RT RW merayakan Asia Afrika yang datangnya 10 tahun sekali," kata Emil sapaan akrab Ridwan Kamil setelah bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Bogor dikutip Merdeka.com, Kamis (26/2).
Perbaikan infrastruktur di kawasan Jalan Asia Afrika yang akan menjadi tempat peringatan itu memang tengah digeber. Trotoar lama dibongkar kemudian akan dipasang trotoar yang baru. Jembatan penyeberangan dekat Gedung Merdeka yang direnovasi kini telah memasuki tahap pembongkaran.
Pokoknya pas tanggal 24 April nanti, Bandung harus cantik. Pada peringatan KAA nanti memang Bandung tak hanya akan dikunjungi oleh satu tamu negara. Sekitar 109 tamu yang akan mewakili negaranya masing-masing akan datang ke kota ini.
Gosipnya, Presiden Korea Utara Kim Jong-un akan hadir dalam hajatan tersebut. Ridwan pernah mengaku oleh tamu inilah dia merasa gugup. Kepastian kedatangan orang nomor satu Korea Utara itu masih sebatas gosip, masih belum pasti.
Pemerintah Kota Bandung telah menganggarkan Rp 70 miliar untuk menyambut perhelatan istimewa ini. Jumlah tersebut sudah termasuk alokasi untuk perbaikan infrastruktur seperti untuk trotoar dari Jalan Tamblong hingga Jalan Cilaki, perbaikan Jalan Cikapundung Timur, Jalan Naripan, Jalan Braga, dan renovasi Masjid Agung Bandung.
Emil mengatakan sumber dananya berasal dari APBD Kota Bandung, APBD Provinsi Jabar, APBN, APBN acara (Kementerian Luar Negeri) dan dana hibah. Pemkot sendiri menganggarkan Rp 70 miliar.
Tak hanya di kawasan Jalan Asia Afrika yang cantik, kawasan lain juga harus ikut dibenahi karena ternyata ada agenda acara yang berlangsung di luar kawasan itu.
Gedung Dwi Warna dan lapangan Tegallega dua di antaranya. Gedung Dwi Warna pada saat Konferensi Asia Afrika merupakan sekretariat panitia, dan sempat juga dijadikan tempat konfererensi. Adapun di Lapangan Tegallega merupakan "Taman Asia Afrika" yang di dalamnya terdapat bermacam-macam tanaman dari negara-negara peserta Konferensi Asia Afrika.
Kedua tempat itu nantinya akan disinggahi para peserta. Selain Gedung Dwi Warna di Jalan Diponegoro juga peserta akan singgah di 20 titik bersejarah di Kota Bandung. Sekitar 1.000 orang akan berkunjung ke gedung itu.
Pada 19 April giliran Lapangan Tegallega akan disinggahi peserta untuk menghadiri Asian-African Friendship Day. Diawali dengan senam bersama 5.000 anak dari Benua Asia dan Afrika.
Jadi Bandung memang harus tampil cantik demi memberi pelayanan bagi peserta Peringatan Konferensi Asia Afrika yang bersejarah. Mudah-mudahan Pemkot terus memoles wajah Bandung ini tak hanya saat menyambut tamu negara, karena warga juga ingin menikmati kenyamanan di kotanya sendiri. (Januar P Hamel)
Naskah Sorot ini bisa dibaca di edisi cetak Tribun Jabar, Kamis (19/3/2015). Ikuti berita- berita menarik lainnya melalui akun twitter: @tribunjabar dan fan page facebook: tribunjabaronline.