Kasus Asusila
Pemerkosa Seorang Nenek Ini, Akui Juga Pernah Perkosa Istri Tetangga
Udoyo juga mengaku, dua tahun silam sudah pernah melakukan pemerkosaan terhadap istri tetangga dan berakhir damai.
PEKALONGAN, TRIBUN - Udoyo (33) pria yang telah punya anak istri nekat memperkosa K (56) seorang nenek yang masih tetangganya di Dusun Sinangoh, Kajen Kabupaten Pekalongan.
Menurut pengakuannya, Udoyo melakukan aksi asusila itu lantaran sudah tiga hari tak diberi 'jatah' oleh istrinya. Saatv kejadian, anak istrinya pergi ke Jogja untuk suatu acara hadiri wisuda keluarganya.
Udoyo menjalani rekonstruksi yang digelar oleh Polres Pekalongan, Selasa (17/2). Dalam rekonstruksi itu, mulanya Udoyo memanggil nenek masuk ke dalam rumahnya. Ketika nenek hendak keluar dari rumah itu, Udoyo memeluknya dari belakang dan menariknya ke dalam kamar.
"Saya memanggil K (inisial korban-red) awalnya untuk mengajari menanak nasi. Tapi tiba-tiba ada perasaan gimana, lalu saya perkosa," ujarnya.
Nenek itu juga melakukan perlawanan. Namun, dia akhirnya tak kuasa melawan kekuatan tubuh Udoyo yang gempal.
"Saya menyesal, makanya saya langsung menyerahkan diri ke Polres Pekalongan, Senin (16/2) kemarin," jelas pria yang memiliki satu orang anak.
Udoyo juga mengaku, dua tahun silam sudah pernah melakukan pemerkosaan. Korbannya adalah istri tetangga sendiri. Namun kasus itu berakhir damai. "Dua tahun lalu saya pernah memperkosa tetangga, tapi waktu itu damai. Saya tandatangan di atas materai," ujar pria yang bekerja sebagai kusir dokar. Korbannya adalah wanita yang telah bersuami dan punya dua anak.
"Sekarang saya juga inginnya diselesaikan secara kekeluargaan. Saya minta hukumannya diperingan, daripada kabur jadi buronan, lebih baik menyerahkan diri," jelasnya. (jateng.tribunnews.com)