Sabtu, 6 Juni 2026

Seksologi

CATAT! Bercinta Bisa Bikin Celaka, Lumpuh, Bahkan Hilang Ingatan

KONDOM yang seharusnya jadi ‘pengaman’ saat berhubungan seks pun bisa menimbulkan kecelakaan jika tidak digunakan secara benar.

Tayang:
Editor: Dicky Fadiar Djuhud

TRIBUN --  Seorang wanita di India, ia menderita batuk dan demam yang tak kunjung sembuh. Meskipun sudah diberi antibiotik dan obat, kondisinya itu terus berlangsung tanpa diketahui penyebabnya.

Belakangan ditemukan, seperti dikutip dari The Frisky, batuk dan demam misterius itu ternyata disebabkan oleh kondom yang bersarang di tenggorokannya selama enam bulan. Kondom terhisap saat dia melakukan oral seks, tanpa dia sadari. Kondom yang seharusnya jadi ‘pengaman’ saat berhubungan seks pun bisa menimbulkan kecelakaan jika tidak digunakan secara benar.

Lain halnya dengan kejadian seorang wanita asal China yang harus dilarikan ke rumah sakit karena kehilangan pendengaran di telinga sebelah kirinya saat berciuman. Rupanya, ciuman yang terlalu bersemangat, bisa memecahkan gendang telinga.

Penyebabnya, ciuman mengurangi tekanan pada mulut, sehingga menarik gendang telinga keluar dan mengakibatkan kerusakan pada telinga. Tuli karena berciuman, biasanya baru akan normal kembali setelah dua atau tiga bulan. Meskipun berciuman normalnya sangat aman, namun para dokter menyarankan untuk tidak terlalu memberi banyak tekanan saat melakukannya. Ya, berciuman merupakan salah satu cara foreplay yang paling umum. Namun hati-hati, ciuman yang seharusnya membangkitkan gairah bercinta justru bisa menyebabkan bencana.

Dibelahan dunia lainnya, seorang wanita berusia 59 tahun asal Washington, tiba-tiba merasa kebingungan tanpa sebab dan tidak bisa mengingat apapun. Setelah dibawa suaminya ke rumah sakit, ternyata wanita tersebut didiagnosis terkena penyakit Transient Global Amnesia (TGA) dan penyebabnya adalah seks.

Dikutip dari wikipedia, TGA merupakan penyakit hilang ingatan atau amnesia yang salah satu faktornya dipicu oleh hubungan seks. Penyakit ini tidak menunjukkan gejala apapun. Namun gejala TGA biasanya muncul setelah melakukan aktivitas berat, seperti berhubungan seks, olahraga berlebih, membenamkan diri langsung dalam air dingin atau panas, melakukan pekerjaan berat atau bahkan mengguncangkan kepala. TGA memang termasuk penyakit langka, tapi sering terjadi pada pasangan tua.

Terakhir, perihal ciuman yang terlalu bersemangat diantara pasangan. Ini terjadi pada seorang wanita asal New Zealand. Ia pernah dilaporkan datang ke rumah sakit dengan tangan yang lumpuh.

Dokter yang memeriksanya lalu menemukan kalau dia mengalami stroke ringan karena ciuman di leher yang terlalu bersemangat dari pasangannya. Setelah ditelusuri lebih jauh, ternyata ditemukan adanya gumpalan darah di pembuluh arteri pada leher sebelah kirinya. Hal tersebut disebabkan hisapan yang terlalu kuat, sehingga menimbulkan trauma fisik. Akibatnya, terjadi memar di dalam pembuluh darah.  

So, bagi para pasangan seperti halnya berkendara senantiasa selalu berhati-hati, sekalipun Anda merasa nyaman dan aman bersama pasangan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved