Kamis, 28 Mei 2026

Mitos atau Fakta

Dosis Antibiotik Tak Selalu Harus Dihabiskan

Menghabiskan dosis antibiotik yang tidak tepat sasaran justru akan mempercepat resistensi bakteri. Benarkah?

Tayang:
Editor: Arief Permadi

PARA dokter selalu mengimbau untuk menghabiskan dosis antibiotik yang diberikannya. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya resistensi bakteri terhadap antibiotik sehingga menyebabkan pengobatan yang selanjutnya lebih sulit dilakukan.

Namun ternyata, antibiotik tidak selamanya harus dihabiskan. Pasalnya, menghabiskan dosis antibiotik yang tidak tepat sasaran justru akan mempercepat resistensi bakteri.

Menurut dokter spesialis anak Purnawati Pujiarto, seperti dikutip kompas.com, belum lama ini,  jika penyakitnya disebabkan oleh infeksi bakteri, maka pemberian antibiotik tepat. Sedangkan jika infeksi virus, maka pemberian antibiotik justru akan membunuh bakteri yang sudah ada di dalam tubuh yang tidak ada hubungannya dengan penyakit.

"Jadi jika pemberian antibiotik salah sasaran, buat apa dihabiskan?" ujar dokter yang juga aktivis dari Yayasan Orangtua Peduli (YOP) ini.

Purnawati mengatakan, selama ini kebanyakan dokter memberikan antibiotik untuk jaga-jaga kalau infeksi yang dialami konsumen adalah infeksi bakteri. Karena itu pemberian antibiotik biasanya diberikan sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar.

"Karena hasil laboratorium tidak bisa keluar saat itu juga, membutuhkan waktu satu sampai dua hari. Maka jika terbukt infeksinya bukan karena bakteri, konsumsi antibiotik dihentikan saja." (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved