Ini Langkah Jasa Marga Saat Sistem One Way Diberlakukan di Tol Trans Jawa

Pengelola ruas dan Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek (Japek),

Penulis: Haryanto | Editor: Ichsan
KOMPAS.COM/FERGANATA INDRA RIATMOKO
Ilustrasi arus mudik di Tol Cikampek. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Pengelola ruas dan Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, PT Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek (Japek), telah mengantisipasi GT Cikampek Utama saat sistem satu arah atau one-way diberlakukan pada arus mudik dan balik lebaran 2019.

Diketahui, one way pada arus mudik di jalur tol Trans Jawa, termasuk menuju Bandung akan dilakukan pada 30 Mei hingga 2 Juni 2019. Serta pada arus balik lebaran, one way akan dimulai pada 8 Juni hingga 10 Juni 2019.

General Manager PT Jasa Marga Cabang Japek, Raddy R Lukman mengatakan pihaknya telah memasang gardu tol yang bersifat reversibel atau kedua arah.

"Untuk antisipasi one way, kami antisipasi dengan masing-masing arah GT memiliki enam gardu reversibel," kata Raddy saat meninjau progres GT Cikampek Utama, KM 70 Ruas Tol Japek, Karawang, Senin (20/5/2019).

Raddy menjelaskan GT Cikampek Utama ini memiliki masing-masing 15 gardu tol di kedua arah, baik yang menuju tol Jawa atau sebaliknya menuju arah Jakarta.

40 Jam Berkobar, 95 Persen Api yang Melalap Pasar Kosambi Sudah Dipadamkan, Magrib Tuntas

Dari 15 gardu tol untuk bertransaksi, ada enam gardu yang bisa digunakan untuk kedua arah arus kendaraan.

Oleh karena itu, saat sistem satu arah mulai diberlakukan dari Cikarang hingga Brebes, total gardu tol di GT Cikampek Utama akan menjadi 21 gardu.

"15 gardu utama dan satelit, ditambah ada enam yang reversibel. Jadi saat one way bisa mengoperasikan total bisa 21 gardu," ucapnya.

Selain adanya gardu reversibel, Raddy mengaku telah menyiapkan antisipasi lain saat one way dilakukan nanti.

Mama Amy Qanita Luncurkan Mukena Berbahan Lembut dan Dingin, Harganya Rp 1,5 Juta

Ia menyebut pihaknya telah siap dengan petugas mobile reader yang bertugas menjadi gardu tol untuk bertransaksi secara mobile atau berkeliling.

Setidaknya akan ada tujuh petugas mobile reader di sekitar GT Cikampek Utama saat one way berlangsung. Petugas mobile reader, kata Raddy hanya bersifat fleksibel.

"Jadi total akan ada 28 gardu yang siap digunakan untuk bertransaksi pada saat one way. Meski diatas kertas, 21 gardu yang beroperasi pun sudah cukup," ujarnya.

Sejumlah antisipasi yang nantinya akan dilakukan pun bertujuan agar arus kendaraan tidak ada sendatan saat berada GT Cikampek Utama meski one way diberlakukan sepanjang ratusan meter.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved