Sudah Setengah Tahun Ambruk, Bangunan Sekolah di Cianjur Selatan Ini Belum Tersentuh Bantuan

Sudah setengah tahun lebih ambruk, tiga ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ridogalih di Kampung Tegalnangka

Sudah Setengah Tahun Ambruk, Bangunan Sekolah di Cianjur Selatan Ini Belum Tersentuh Bantuan
tribunjabar/ferri amiril mukminin
Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ridogalih 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sudah setengah tahun lebih ambruk, tiga ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ridogalih di Kampung Tegalnangka RT 01/03, Desa Pananggapan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, belum tersentuh bantuan. Ambruknya tiga ruang kelas diduga karena kayu lapuk akibat rayap.

Ambruknya tiga ruang kelas membuat kegiatan belajar mengajar menjadi terganggu. Sebagian muridnya sempat tidak mau lagi melakukan kegiatan belajar di sekolah tersebut.

Pipih (45) seorang guru di MI Ridogalih mengatakan kurang lebih sudah 6 bulan lamanya kondisi ruang kelas tersebut dibiarkan ambruk, karena hingga saat ini pihaknya terkendala dengan biaya.

"Sebelumnya baru dua lokal ruang kelas ini ambruk, tapi seiring waktu sekarang bertambah satu lokal menjadi 3 lokal," kata Pipih melalui telepon, Jumat (10/5/2019).

Pipih mengatakan, jumlah murid di sekolah tersebut ada 77 murid. Menurutnya saat ini terpaksa harus bergeser ke ruang kelas yang masih tersisa yang meskipun terpaksa sedikit kurang efektif karena keterbatasan ruangan.

Ibas Raih Suara Terbanyak, Johan Budi Pun Lolos, Demokrat dan PDIP dapat 2 Kursi di Dapil Jatim VII

"Yang pasti kalau kegiatan belajar mengajar paling juga nantinya akan kami gunakan ruangan yang masih bisa kami pakai untuk kegiatan belajar," katanya.

Pipih berharap sekali ada perhatian khusus dari pemerintah daerah maupun provinsi. Karena menurutnya hingga saat ini belum ada tindakan nyata ataupun bantuan khsusus untuk kembali merenovasi tiga ruang kelas tersebut.

"Sebenarnya sudah ada yang meninjau langsung dari Kemenag, namun nyatanya hingga saat ini belum juga ada upaya yang dilakukan," ujarnya.

Sementara itu Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kabupaten Cianjur Hamdan membenarkan MI Ridogalih ambruk di Desa Pananggapan, Kecamatan Cibinong Cianjur Selatan. Menurutnya peristiwa tersebut kurang lebih sudah berjalan enam bulan kebelakang.

"Ia benar, itu kejadiannya kurang lebih 6 bulan ke belakang. Dan saya atas perintah dari pimpinan langsung turun meninjau kelokasi," katanya.

Menurutnya, bahan atap bangunan MI tersebut didominasi Kayu, sehingga mudah diserang rayap.

Di Bulan Ramadhan, Scoop & Skoops Hadirkan Es Krim Rasa Kurma, Bisa Anda Dapatkan di Sini

"Kami juga telah menyarankan kepihak MI agar ruang kelas yang masih utuh segera mendapatkan perawatan secara efisien, sambil menunggu bantuan datang," katanya.

Hamdan mengatakan, dari 3 ruang kelas yang ambruk tersebut dipastikan akan memakan biaya sebesar Rp 250 juta per ruangan.

"Ya artinya kurang lebih Rp 750 juta kalau dibangun dari awal," katanya.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved