Menjelang Arus Mudik Lebaran, Beberapa Titik di Jalan Raya Lingkar Nagreg Masih Rusak

Menjelang arus mudik lebaran 2019, jalur selatan Jawa Barat, tepatnya Jalan Raya Lingkar Nagreg, Kecamatan Nagreg

Menjelang Arus Mudik Lebaran, Beberapa Titik di Jalan Raya Lingkar Nagreg Masih Rusak
tribunjabar/hakim baihaqi
Jalan Raya Lingkar Nagreg menjelang arus mudik lebaran masih rusak di beberapa titik 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menjelang arus mudik lebaran 2019, jalur selatan Jawa Barat, tepatnya Jalan Raya Lingkar Nagreg, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, ditemukan masih dalam kondisi rusak di beberapa titik.

Dari hasil pantauan Tribun Jabar, Rabu (8/5/2019), beberapa kerusakan yang terlihat di Jalan Raya Lingkar Nagreg ini yakni, aspal mengelupas, jalan berlubang, dan aspal bergelombang.

Untuk kondisi aspal mengelupas, banyak terlihat di sepanjang Jalan Raya Lingkar Nagreg, dengan kondisi luas kerusakan bervariasi, mulai dari selebar 20 sentimeter hingga 300 sentimeter.

Sedangkan untuk aspal bergelombang, yang terparah berada di depan deretan warung tempat istirahat, atau 500 sebelum terowongan Lingkar Nagreg arah Garut menuju Bandung.

Kondisi jalan berlubang, banyak terlihat di dua titik yakni tikungan awal masuk Jalan Raya Lingkar Nagreg, Desa Ciaro dan sekitar pertigaan Jalan Raya Lingkar Nagreg dengan Jalan Raya Bandung-Garut.

Dua Kaki Aidil Ginting Pembantai Istri dan 2 Anaknya Ditembus Timah Panas, Ini Gara-garanya

Jalan dalam kondisi berlubang tersebut beragam, mulai dari kedalaman lima sampai 10 sentimeter, serta memiliki lebar dari yang terkecil 30 sentimeter hingga dua meter.

Seorang pengendara, Jajang Permana (48), menuturkan, Jalan Raya Lingkar Nagreg merupakan jalan menyerupai jalan tol karena satu arah, tetapi tidak sebanding dengan kondisi jalan yang masih banyak ditemukan kerusakan.

"Saya lihat banyak tambalan jalan, tetapi tidak membuat jalan mulus. Kadang-kadang suka kaget kalau ngebut," kata Jajang di Jalan Raya Lingkar Nagreg, Rabu (8/5/2019).

Selain itu, material tanah dari lokasi galian C pun terlihat tercecer di sebagian Jalan Raya Lingkar Nagreg dan dianggap membahayakan pengendara terutama, sesudah hujan mengguyur wilayah tersebut.

Peci Sufi Buatan Syahron Tembus Pasar Luar Negeri, Bermula dari Mengumpulkan Kain Bekas Santri

Kepala Satlantas Polres Bandung, AKP Hasby Ristama mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung, untuk melakukan penambalan beberapa titik jalan yang berlubang dan dilakukan secepat mungkin.

"Nantinya pada saat hari H, semua selamat di perjalanan dan tidak ada hambatan," kata Hasby.

Jalur Nagreg menjadi pilihan utama bagi pemudik di jalur selatan. Pemudik itu di antaranya menuju Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Cilacap, dan beberapa kota di Jawa tengah bagian selatan.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved