Tatap Muka AHY dan Jokowi Dicurigai BPN Prabowo, Pramono Anung Sebut Presiden Segera Gerak Lagi
Pertemuan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY dengan Jokowi mengundang kecurigaan dari BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Penulis: Widia Lestari | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID - Pertemuan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY dengan Jokowi di Istana Negara pada 2 Mei 2019 masih menjadi perbincangan hangat.
Kini, kecurigaan tatap muka dua sosok itu muncul dari Badan Pemenangan Nasional ( BPN ) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Hal ini menyangkut situasi politik setelah pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 pada 17 April Lalu.
Juru bicara BPN Prabowo, Ahmad Riza Patria menyebut, ada maksud lain dari pihak Jokowi di balik pertemuan dengan AHY.
"Kita memahami ini suasana politik, masih proses rekap tentu tidak dapat dipungkiri Pak Jokowi dan timnya ada maksud lain dalam rangka proses rekapitulasi," ujarnya seperti yang dikutip dari Tribunnews.
Walaupun begitu, pihaknya menegaskan koalisi yang mengusung Prabowo - Sandiaga Uno dipastikan tetap solid.

Ahmad Riza menyebut, Koalisi Adil Makmur akan tetap mengawal perhitungan suara C1 hasil Pemilu Serentak 2019.
"Kami yakin koalisi Adil Makmur, Gerindra, PKS, PAN, Demokrat dan Berkarya tetap solid, tetap kokoh mengawal C1 dan rekap," ujarnya.
• Cara Jokowi Menyelinap Meninggalkan Ruangan saat AHY Diwawancara
Dalam video wawancaranya di Kompas TV, Ahmad Riza mengaku, sebenarnya menganggap pertemuan putra SBY dan Jokowi itu biasa.
Ia mengaku, pihaknya mewajarkan dan hanya menganggap itu pertemuan antara presiden dengan seorang warga negara.
"Pertemuan AHY dan Jokowi kami sikapi secara wajar, itu pertemuan biasa antara presiden dan warga negara Indonesia," katanya.
Ia pun melontarkan persetujuan atas pernyataan AHY yang menyebut pertemuan itu sebagai bentuk kontribusi terhadap bangsa.
"Saya kira apa yang disampaikan AHY kita sepakat bahwa kita harus punya kontribusi terhadap bangsa kita menjadi bagian besar daripada NKRI merah putih dan bangsa negara untuk sama-sama berkontribusi," ujarnya.
Di sisi lain, politisi PDIP Pramono Anung menjelaskan maksud di balik pertemuan Kogasma Partai Demokrat dengan capres nomor urut 01.
• Makna Jokowi Bertemu AHY, TKN: Menurunkan Tensi Ketegangan
Ia mengaku, pertemuan sebagai bentuk silaturahmi dan meredam ketegangan akibat situasi politik pasca Pilpres 2019.