Di Lapas Kelas II B Tasikmalaya Prabowo-Sandi Ungguli Jokowi-Maruf Amin

Berdasarkan hasil hitung manual suara di Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Prabowo-Sandi ungguli Jokowi-Maruf Amin.

Di Lapas Kelas II B Tasikmalaya Prabowo-Sandi Ungguli Jokowi-Maruf Amin
Tribun Jabar/Isep Heri
Berdasarkan hasil hitung manual suara di Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Prabowo-Sandi ungguli Jokowi-Amin, Rabu (17/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Berdasarkan hasil hitung manual suara di Lapas Kelas II B Tasikmalaya, Prabowo-Sandi ungguli Jokowi-Maruf Amin.

Sebelumnya, di dalam lingkungan Lapas Kelas II B Tasikmalaya disediakan dua TPS yakni 16 dan 17.

Di dua TPS tersebut capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi unggul atas dari capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Maruf Amin.

"Hasil di TPS 16, Prabowo-Sandiaga berhasil memperoleh 96 suara, Jokowi-Amin 46 suara, dan empat suara tidak sah," kata KPPS TPS 16, Haris, Rabu (17/4/2019) sore.

Sementara di TPS 17, Prabowo-Sandiaga mengantongi 118 suara dan Jokowi-Maruf Amin 43 suara dan 5 suara tidak sah.

"Itu baru untuk presiden dan wakil presiden selesai pukul 15.00 WIB," kata Ketua KPPS TPS 17 Yayan, dihubungi terpisah.

99 Persen Pasien RSUD Sumedang Tidak Bisa Mencoblos pada Pemilu 2019 Karena Hal Ini

Ke TPS, OC Kaligis Bawa Buku Berbahasa Jerman, Tulis 9 Buku Selama di Lapas Sukamiskin

Di hari pencoblosan Pemilu 2019, ratusan warga binaan Lapas Kelas II B Tasikmalaya ikut salurkan hak suaranya.

Para warga binaan bisa mencoblos pilihannya di dua TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang disediakan KPU di dalam Lingkungan Lapas.

"Para warga binaan bisa menyalurkan hak suaranya di TPS 16 dan 17," kata Kalapas Kelas II B Tasikmalaya, Tunggul Buwono saat ditemui, Rabu (17/4/2019).

Dikatakan Tunggul tidak semua warga binaan di Lapas Kelas II B Tasikmalaya bisa menyalurkan hak suaranya.

Dari jumlah total warga binaan sebanyak 374 orang hanya 246 warga binaan yang bisa mencoblos hari ini.

Dia merinci dari ratusan warga binaan terdapat 17 orang yang terdaftar di DPT, dan 229 di antaranya masuk di DPTb.

"Ada 96 warga binaan yang tidak terdaftar di KPU padahal pengenalnya ada, 24 lainnya tidak terdaftar di disdukcapil," lanjut Tunggul.

Selain itu, terdapat 7 warga binaan baru datang yang tidak terdaftar, dan dipastikan tidak bisa menyalurkan hak suaranya.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved