Uniknya Prangko 4 Pilar MPR RI yang Diluncurkan pada Hari Felateli Nasional

Bertepatan dengan Hari Filateli Nasional, PT Pos Indonesia, MPR RI dan Kemenkominfo mengeluarkan edisi prangko 4 Pilar MPR RI, Jumat (29/3/2019).

Uniknya Prangko 4 Pilar MPR RI yang Diluncurkan pada Hari Felateli Nasional
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Prangko 4 Pilar MPR RI di Kantor PT Pos Indonesia yang berada di Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (29/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Bertepatan dengan Hari Filateli Nasional, PT Pos Indonesia, MPR RI dan Kemenkominfo mengeluarkan edisi prangko 4 Pilar MPR RI, Jumat (29/3/2019).

Filateli sekaligus VP Jaringan Layanan dan Konsfila Pos Indonesia, Agung S Rahardjo, mengatakan PT Pos Indonesia menerbitkan 11 kali terbitan prangko dengan beberapa edisi khusus dalam setiap tahunnya. 

Satu di antara yang terbit tahun ini adalah prangko 4 Pilar MPR RI yang merupakan edisi khusus dengan keunikannya dan diluncurkan bertepatan dengan Hari Filateli Nasional jatuh pada 29 Maret.

Ketika Tribun Jabar menyambangi kantor PT Pos Indonesia yang berada di Jalan Jakarta, Kota Bandung, Agung S Rahardjo menunjukkan keunikan prangko edisi khusus 4 Pilar MPR RI tersebut.

"Hari ini diterbitkan prangko 4 pilar MPR, di sana harganya satu shouvenir shit Rp 5.000 ada tulisannya kecil disebut micro text dan invisible ink," ujar Agung kepada Tribun Jabar di Kantor Pos Indonesia, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (29/3/2019).

Optimistis Hadapi 2019, bank bjb Tutup Tahun 2018 dengan Kinerja Positif

Pesan Gatot Nurmantyo untuk Debat Pilpres 2019 Jangan Ikuti Judulnya, Debat Harus Saling Serang

Prangko 4 Pilar MPR RI di Kantor PT Pos Indonesia yang berada di Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (29/3/2019).
Prangko 4 Pilar MPR RI di Kantor PT Pos Indonesia yang berada di Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (29/3/2019). (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)

Uniknya micro text yang terdapat di prangko tersebut hanya bisa dilihat dengan lup lensa (kaca pembesar) dan invisible ink hanya bisa dilihat dengan sinar ultraviolet (UV) dengan alat khusus seperti melihat tanda mata air di uang rupiah.

Selain itu, menurut Agung, salah satu produk prangko yang memiliki nilai jual tinggi antara pengoleksi prangko adalah edisi Astrologi atau edisi Shio.

"Salah satu produk PT Pos Indonesia yang nilai jual tinggi yang berkaitan dengan Astrologi atau Shio, diluncurkan bulan Februari tahun ini adalah Shio Babi dalam bentuk artistik. Harganya Rp 10.000 per souvenir shit, dijual ke luar negeri bisa lebih dari itu sampai 2-5 kali lipat, dipesan negara Hongkong, China, dan Makau," ujarnya

Agung menjelaskan ada prangko yang diterbitkan pertama kali didunia dihargai dengan kurang lebih 1 miliar.

"Jenis Perangko sudah jadul, setahu saya perangko termahal yang di dunia Penny Black harganya sekitar 1 miliaran. prangko ini seperti lukisan, ngga ada patokan, jatuhnya seperti menjual barang antik," ujarnya

Saat Tribun Jabar menyambangi Museum Pos Indonesia, terdapat sebuah ilustrasi Prangko yang dihargai yang cukup mahal tersebut.

Di dalam ilustrasi prangko tersebut terdapat sebuah penjelasan yang bertuliskan "Postage One Penny. The Penny Black Prangko Pertama Dunia yang Diterbitkan Oleh Pemerintah Inggris pada tanggal 6 Mei 1840".

Prangko termahal di dunia 'Penny Black' dihargai sekitar Rp 1 miliar-an di Museum Pos Indonesia, Kota Bandung, Jumat (29/3/2019).
Prangko termahal di dunia 'Penny Black' dihargai sekitar Rp 1 miliar-an di Museum Pos Indonesia, Kota Bandung, Jumat (29/3/2019). (Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari)
Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved