Banjir Cileuncang Rutin di Tasikmalaya, Komisi III DPRD Tasikmalaya Rekomendasikan Ini

Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Heri Ahmadi, menyebut bahwa Pemkot Tasikmalaya seharusnya bisa selesaikan persoalan ini.

Banjir Cileuncang Rutin di Tasikmalaya, Komisi III DPRD Tasikmalaya Rekomendasikan Ini
Tribun Jabar/Isep Heri
Sejumlah bocah terlihat asyik bermain memanfaatkan air genangan di bahu Jalan HZ Mustofa Kota Tasikmalaya yang tergenang banjir setelah hujan deras, sambil sesekali membantu mendorong sepeda motor yang mengalami mogok, Kamis (21/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Atasi persoalan banjir sesaat atau cileuncang yang kerap melanda sejumlah jalan protokol Kota Tasikmalaya, Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya berikan sejumlah rekomendasi.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Heri Ahmadi, menyebut bahwa Pemkot Tasikmalaya seharusnya bisa selesaikan persoalan ini.

Dia mempertanyakan perencanaan pembangunan gorong-gorong yang dilakukan setiap tahun sejatinya untuk menghindari banjir.

"Tapi kenapa masih banjir sampai saat ini," ujar Heri Ahmadi saat dihubungi Tribun Jabar, Kamis (28/3/2019).

Luna Maya Canggung Lihat Soimah Bertingkah Kentara Seperti Syahrini, Mantan Reino Barack Itu Risi?

EKSKLUSIF: Daftar Tarif Dugaan Jual Beli Jabatan di Kemenag Jabar, Mulai Rp 10 Juta-Rp 500 Juta 

Menurutnya, tidak selesainya masalah ini dikarenakan pelaksanaan rencana yang sudah diatur, tidak sampai ke hilir.

"Perencanaan pembangunan harus menyeluruh. Kemudian saat realisasi harus tuntas dari hulu ke hilir. Paling penting kualitas pekerjaan harus dikontrol oleh dinas teknis, apa itu sesuai spesifikasi atau tidak," tutur dia.

Dia menekankan, pihaknya merekomendasikan agar perencanaan harus teritegrasi menyeluruh dan pengawasan kepada rekanan proyek yang dilakukan pemkot harus maksimal.

Kata Heri Ahmadi juga, Pemkot Tasikmalaya harus menjadikan penanggulangan banjir ini sebagai skala prioritas.

"Pembangunan harus ada skala prioritas. Kalau saat ini banjir, ya selesaikan masalah banjir. Tidak semua digarap. Dahulukan apa yang perlu didahulukan," ujarnya.

Menurut dia, pembangunan gorong-gorong yang dilakukan setiap tahun harusnya bisa mengantisipasi banjir cileuncang sehingga tak terjadi lagi.

"Berarti ada kendala di sini, apa itu di kualitas pekerjaan atau pengerjaan yang tidak menyeluruh?," katanya.

Ditambahkan Heri, mesti ada kordinasi antar dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan banjir cileuncang ini secepatnya.

Mahasiswa Demo Sambil Tunggu Wagub di Depan Gedung DPRD, Uu Malah Bergegas Hadiri Agenda Selanjutnya

TRIBUN WIKI : Ini 7 Bangunan Bersejarah di Kota Bandung

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved