Ridwan Kamil Gagas Pembangunan SD sampai SMA di Satu Gedung

Ridwan Kamil mengusulkan kepada Muhadjir Effendy supaya gedung untuk SD, SMP, hingga SMA atau SMK, dibangun di atas lokasi yang sama.

Istimewa
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan di Pendopo Kabupaten Garut, Sabtu (23/3/2019) petang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy supaya gedung untuk SD, SMP, hingga SMA atau SMK, dibangun di atas lokasi yang sama.

Hal ini dilakukan agar ada kemudahan bagi peserta didik yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, sama halnya seperti sebagian besar bangunan sekolah milik sekolah swasta yang menggabungkan jenjang SD, SMP, sampai SMA/SMK dalam satu kawasan.

"Kami mohon izin mengajukan gagasan, kami ingin membangun, misalkan kami membangun SMP di atas bangunan SD atau bangunan SMA di atas bangunan SMP, sehingga lulus SMP tidak harus sibuk PPDB kemana-mana lagi, cukup dilanjutkan di tempat sama," kata pria yang akrab disapa Emil ini dalam acara Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan di Pendopo Kabupaten Garut, Sabtu (23/3/2019) petang.

Emil menganggap hal tersebut perlu juga untuk dilakukan karena ada penyusutan jumlah sekolah dan peserta didik di level SMP dan SMA/SMK. Sementara di sisi lain pemerintah dituntut untuk terus meningkatkan pemerataan pendidikan.

"Ini akan menghemat biaya dan akan mengkaver Angka Partisipasi Pendidikan yang lebih tinggi.Ada gagasan yang sedang kami eksperimenkan. Mohon dukungannya juga. Misalkan jumlah SD sekitar 19 ribuan se-Jawa Barat. Dari 19 ribu SD, masuk SMP yang cuma 5 ribuan, kemudian SMA-nya tinggal 1.500-an. Jadi makin sini makin menyusut," ujar Emil.

Jadwal Kampanye Terbuka Capres-cawapres, Jokowi-Maruf Mulai di Serang, Prabowo-Sandi di Manado

Khofifah Siap Beberkan Semua kepada KPK terkait Tudingan Rommy, Mahfud MD Pun Ikut Menanggapi

Emil mengatakan pihaknya dituntut melakukan pemerataan pendidikan. Dalam prakteknya, pembangunan tidak sederhana, terutama dalam membeli lahan dan membangun konstruksi. Apalagi biaya di daerah perkotaan mahal sekali. Padahal jika melihat sekolah swasta, SD sampai SMP tau SMA berada di gedung yang sama.

Lebih lanjut, Emil mengatakan bahwa untuk mewujudkan gagasan tersebut ada kendala teknis. Dimana jenjang SD dan SMP ada dalam kewenangan pemerintah kabupaten kota, sementara jenjang SMA/SMK dalam kewenangan pemerintah daerah provinsi.

"Tapi ini urusan dunia, tidak sekaku itu dalam pandangan saya sebagai pemimpin di wilayah, sehingga kami bisa menjamin akses pendidikan yang sekarang ini bisa semakin luas, sehingga orang yang konsep Pak Menteri (Mendikbud) yaitu zonasi itu, agak repot kalau sudah masuk ke SMA/SMK karena semakin sedikit dan semakin jauh," ujarnya.

Direksi Krakatau Steel Kena OTT KPK, Direktur Utama Klaim Dirinya Aman dari Kasus Korupsi

Live Streaming Timnas U-23 Indonesia vs Vietnam, Link bisa Anda Dapatkan di Sini, Cukup Tonton di HP

Menanggapi rencana usulan pembangunan pendidikan Jabar yang disampaikan Emil, Mendikbud Muhadjir Effendy menyambut baik usulan tersebut. Terlebih menurut Muhadjir, merujuk pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, bahwa saat ini urusan pendidikan terbagi dalam kewenangan pemerintah pusat untuk pendidikan tinggi, pemerintah daerah provinsi untuk jenjang SMA/SMK atau sederajat, dan pemerintah daerah kabupaten/kota untuk jenjang SD dan SMP atau sederajat.

"Saya sangat menyambut baik apa yang disampaikan Pak Gubernur (Ridwan Kamil), isinya sangat bagus sekali, luar biasa, visoner sekali," tutur Muhadjir. Mudah-mudahan pendidikan di Provinsi Jawa Barat akan semakin maju dan tentunya harus didukung oleh daerah atau pemerintah kabupaten/kota," harapnya.

Menurut Muhadjir, pemerintah daerah mempunyai tanggung jawab dan keharusan untuk memajukan pendidikan di daerahnya masing-masing. Meskipun menurut undang-undang penanggung jawab pendidikan nasional tetap ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai leading sector. (Sam)

Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam Berlangsung Hari Ini, Indra Sjafri Janjikan Ada Perubahan

Daftar 8 Pemain Baru Persib Bandung Musim Ini, Fabiano Beltrame Paling Dinanti, Srdan Lopicic Dicaci

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved