Honor Masih di Bawah UMK, Tenaga Penggerak Desa Minta Perhatian Pemerintah

Kesejahteraan 159 orang tenaga penggerak desa (TPD) yang ada di Kabupaten Cirebon, dinilai masih jauh dari harapan, padahal kerja mereka sangatlah ber

Honor Masih di Bawah UMK, Tenaga Penggerak Desa Minta Perhatian Pemerintah
Tribun Jabar/ Siti Masithoh
Forum TPD seusai audiensi dengan DPRD Kabupaten Cirebon, Rabu (6/3/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kesejahteraan 159 orang tenaga penggerak desa (TPD) yang ada di Kabupaten Cirebon, dinilai masih jauh dari harapan, padahal kerja mereka sangatlah berat.

Mereka pun meminta pemerintah memerhatikan kesejahteraan dan fasilitas penunjang kerja TPD.

Ketua Forum TPD Kabupaten Cirebon, Lutfisena, menyampaikan bahwa yang harus menjadi perhatian utama pemerintah adalah honor para TPD di daerahnya yang masih jauh dari standar UMK.

"Kami melakukan penyuluhan program pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. TPD juga bertugas menyukseskan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga. TPD bersinergi dengan pemerintah desa dalam mensukseskan program ini," katanya saat ditemui di Sumber, Cirebon, Rabu (6/3/2019).

Ia mengatakan, TPD yang berjumlah 159 orang telah menyosialisasikan program pemerintah di 424 desa dan kelurahan di Kabupaten Cirebon.

Dengan begitu, kata Lutfisena, satu orang akan menangani tiga sampai empat desa.

"Tapi tugas yang dikerjakan ini tidak sebanding dengan honor yang kami terima. TPD mendapat honor Rp 1 juta perbulan, itu pun berasal dari APBD Provinsi Jawa Barat (Jabar). Maka kami ingin kesejahteraan para TPD ini diperhatikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon," kata Lutfisena.

Dia menambahkan, TPD yang berfungsi membantu pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat dalam menyukseskan dan menyelaraskan program pemerintah sejak 2010.

Zul Vokalis Zivilia Pelantun Aishiteru Ditangkap Polisi Karena Narkoba

Persib Bandung Keok Lagi, Bobotoh Akui Sudah Hilang Kesabaran, Minta Miljan Radovic Segera Dipecat

Namun, selama ini tidak ada perhatian dari pemerintah daerah setempat.

Halaman
12
Penulis: Siti Masithoh
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved