Bus Kramat Jati Terbalik

Dua Hari Pascakecelakaan Maut, Puing-puing Bus Kramat Jati Masih di Lokasi Kejadian

Bagian kendaraan yang masih tersisa di lokasi kejadian, di antaranya jendela belakang, jendela samping, pintu belakang bus

Dua Hari Pascakecelakaan Maut, Puing-puing Bus Kramat Jati Masih di Lokasi Kejadian
hakim baihaqi/tribun jabar
Dua hari pascaterbaliknya bus Kramat Djati jurusan Wonogiri - Bandung di Jalan Bypass Cicalengka, Kabupaten Bandung, puing - puing bagian kendaraan bus masih terlihat di lokasi kejadian. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua hari pascaterbaliknya bus Kramat Djati jurusan Wonogiri - Bandung di Jalan Bypass Cicalengka, Kabupaten Bandung, puing-puing bagian kendaraan bus masih terlihat di lokasi kejadian.

Dari pantauan Tribun Jabar, Jumat (8/2/2019), di lokasi kejadian bawah flyover Jalan Bypass Cicalengka, beberapa bagian kendaraan terlihat masih berada di bahu jalan.

Bagian kendaraan yang masih tersisa di lokasi kejadian, di antaranya jendela belakang, jendela samping, pintu belakang bus, dan serpihan kaca di beberapa titik di jalan.

Selain berada di sekitar lokasi kejadian, serpihan kaca bus Kramat Djati bernomor polisi D 7591 AF ini pun, masih terlihat berserakan di pekarangan rumah warga sekitar lokasi tewasnya dua orang penumpang.

Warga sekitar, Hani Kurniati (38), mengatakan, hingga saat ini, puing - puing tersebut belum diamankan oleh pihak PO Bus Kramat Djati atau pihak berwenang dan disandarkan di tembok rumah.

"Agak ngeri juga, itu kan bekas kecelakaan tapi masih disimpan saja di jalan," kata Hani kepada Tribun Jabar di bawah Jalan Bypas Cicalengka, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (8/2/2019).

Tak hanya itu, warga sekitar pun mengeluhkan bau menyengat yang diduga merupakan bahan bakar minyak jenis solar bus Kramat Djati, dari tanki kendaraan tersebut.

Untuk badan sebagian badan kendaraan yang mengalami kerusakan, saat ini telah diamankan oleh Unit Laka Lantas Polres Bandung, sebagai barang bukti terkait kecelakaan.

Diberitakan sebelumnya oleh Tri bus Kramat Jati dari arah Garut menuju Bandung dan mengalami kecelakaan pada pukul Rabu (6/2/2019), pukul 04.00 WIB.

Dugaan sementara, sopir bus kehilangan konsentrasi sehingga oleh ke sebelah kiri, kemudian terjatuh ke bawah jalan setinggi 10 meter, sehingga bus dalam kondisi terbalik.

Akibat kejadian nahas tersebut, dua orang penumpang bus meninggal dunia, satu orang luka berat, dan 10 mengalami luka ringan, dan sempat mendapatkan perawatan di RSUD Cicalengka.

Polres Bandung pun menetapkan, sopir bus Kramat Djati bernomor polisi D 7591 AF, sebagai tersangka dalam peristiwa kecelakaan bus yang menewaskan dua orang.

Sopir tersebut bernama Asep Kurniawan (52), warga Dusun Kojengkang, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved