Banyak Orang Tua yang Sembunyikan Anak Berkebutuhan Khusus di Rumah, Padahal Ini Bahayanya

Karena ketidaktahuan, banyak orang tua yang menyembunyikan anak penyandang tunagrahita atau autisme di dalam rumah dan tak dibiarkan bersosialisasi.

Banyak Orang Tua yang Sembunyikan Anak Berkebutuhan Khusus di Rumah, Padahal Ini Bahayanya
Tribun Jabar/Seli Andina Miranti
Wahyu (9), satu di antara sejumlah murid SLB Bc Fadhilah, sedang belajar pengenalan huruf di ruang kelas, Senin (29/1/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ketidaktahuan orang tua ternyata bisa berbahaya bagi anak, termasuk ketidaktahuan orang tua mengenai anak-anak disabilitas, terutama anak-anak tunagrahita (berkebutuhan khusus) dan autisme.

Tak sedikit orang tua yang menyembunyikan anak mereka yang berkebutuhan khusus atau autisme karena malu dengan omongan tetangga.

Padahal hal tersebut justru berdampak buruk bagi anak itu sendiri.

Hal tersebut disampaikan Ina (40), guru SLB Bc Fadhilah, ketika ditemui di sekolah yang terletak di Kampung Mandalangu, Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Senin (28/1/2019).

"Kalau yang belum tahu mengenai anak disabilitas biasanya menutup diri, anaknya disembunyikan, ada pula yang tidak mau mengakui anaknya memiliki kebutuhan khusus," ujar Ina.

Kasus tersebut, menurutnya, didapat selama melakulan penjaringan ke masyarakat, yaitu mendatangi rumah orang tua yang memiliki anak tunagrahita tapi tak disekolahkan.

Ina bercerita, tak sedikit orang tua yang berkilah mengenai kondisi anaknya karena tak mau orang lain tahu kondisi anaknya berbeda.

"Anaknya apa-apa di rumah saja, bermain pun hanya di rumah dengan saudaranya sendiri yang usianya lebih kecil misalnya," ujar Ina.

Padahal, menurutnya, anak-anak berkebutuhan khusus perlu berinteraksi dengan orang lain, termasuk dengan orang-orang baru agar kemampuan sosialnya ikut berkembang.

Bila sudah begini, Ina mengatakan, pihak sekolah hanya bisa melakukan pendekatan secara perlahan dengan orang tua si anak.

"Kami dekati sedikit-sedikit, kalau ibu sayang anak, anaknya diberikan kebebasan keluar rumah, lebih baik lagi kalau disekolahkan," ujar Ina.

Ina berharap semakin banyak orang tua yang menyadari bahayanya menyembunyikan anak berkebutuhan khusus di rumah.

Akan lebih baik bila anak-anak tersebut diajarkan bersosialisasi dengan tetangga sekitar.

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved