Bisnis Jasa Boga Tahun Ini? Seperti Ini Tantangan yang Akan Dihadapi

Bisnis jasa boga dinilai memiliki peluang bagus di tahun 2019 dan masa mendatang.

Bisnis Jasa Boga Tahun Ini? Seperti Ini Tantangan yang Akan Dihadapi
istimewa
Musyawarah Daerah (Musda) II APJI Jawa Barat 2019 di Hotel Savoy Homan Bandung, Selasa (22/1/2019) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bisnis jasa boga memiliki peluang bagus di tahun 2019 dan di masa mendatang.

Meski begitu, masih ada tantangan yang dihadapi pebisnis.

Problem klasik tidak lagi menjadi tantangan, tapi sudah bergeser ke persoalan nutrisi dan tampilan sajian.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJI) Jawa Barat, Nani Istomo, mengatakan, masalah klasik yang berkaitan dengan kesehatan dan keamanan pangan, sekarang sudah bergeser pada nutrisi pangan dan tampilan sajian.

"Model bisnis sekarang terus berkembang. Saat ini semua industri termasuk jasa boga harus siap menghadapi era yang sering disebut revolusi industri 4.0. Para pelaku di bisnis ini harus paham secara mendalam untuk mempersiapkan diri melakukan adaptasi yang bersifat visioner," kata Nani di sela acara Musyawarah Daerah (Musda) II APJI Jawa Barat 2019 di Hotel Savoy Homan Bandung, Selasa (22/1/2019) sore.

Ia melihat bisnis jasa boga memiliki peluang sekaligus tantangan dengan potensi luar biasa untuk dikembangkan di masa mendatang.

Tiga Kuliner Khas Thailand di Bandung yang Bakal Bikin Anda Tergoda

Sensasi Manis Gurih dan Lezatnya Roti Bakar Keju Cokelat Meses Khas Cafe Madtari

Untuk lebih mempersiapkan para anggota APJI menghadapi tantangan tersebut, APJI menggelar Musda.

Kegiatan ini merupakan agenda Iima tahunan APJI dengan fokus utama menentukan arah kebijakan organisasi Iima tahun ke depan sekaligus memilih nahkoda baru yang akan mengemban amanah menjalankan roda organisasi.

"Musda kedua ini diharapkan pula dapat memberikan pencerahan dan pemahaman serta wawasan terhadap tantangan industri jasa boga di masa mendatang. Peran organisasi harus signifikan untuk menjadlkan bisnis ini mampu memberikan sumbangsih bagi kesejahteraan warga Jawa Barat," katanya.

Ketua Panitia Pelaksana Musda, Sabir Mappakaya, mengatakan, peserta Musda II terdiri dari 80 Pengurus Cabang yang datang dari 17 Kota/Kabupaten se-Jawa Barat.

Panitia juga mengundang pimpinan daerah dan para ketua assosiasi bisnis se-Jawa Barat.

Penulis: Siti Fatimah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved