Warga Keluhkan Penambangan Pasir di Kecamatan Cimanggung, dari Berdebu sampai Sebabkan Jalan Rusak

Sisa material dari lokasi pertambangan saat kemarau ini kerap terbawa angin dan meninggalkan bekas di beberapa rumah warga yang berada di dekat lokasi

Warga Keluhkan Penambangan Pasir di Kecamatan Cimanggung, dari Berdebu sampai Sebabkan Jalan Rusak
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Akses jalan menuju lokasi galian di Kampung Cicabe, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Warga Kampung Cicabe, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, mengeluhkan adanya aktivitas penambangan pasir di sekitar permukiman penduduk sejak setahun terakhir.

Akibat adanya aktivitas galian tersebut, beberapa jalan di kampung Cicabe mulai mengalami kerusakan. Belum lagi, debu dari lokasi galian kerap terbawa angin dan membuat sesak nafas, terutama pada waktu siang hari.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, Senin (15/10/2018), lokasi galian berjarak 100 meter dari permukiman penduduk, saat di lokasi galian, sama sekali tidak terlihat adanya aktivitas dan hanya terparkir beberapa alat berat saja di samping lokasi galian.


Sisa material dari lokasi pertambangan saat kemarau ini kerap terbawa angin dan meninggalkan bekas di beberapa rumah warga yang berada di sekita lokasi galian pasir.

Dedeh (48), warga Kampung Cicabe, mengatakan, sebelum berubah menjadi lokasi galian pasir, bukit tersebut semulanya adalah lahan yang kerap dimanfaatkan warga untuk bercocok tanam, mulai dari tanaman pisang, sayur, dan singkong.

"Mulai beroperasi dari tahun 2017 dan biasanya truk yang bolak balik bawa pasir itu malam hari," kata Dedeh kepada Tribun Jabar di Kampung Cicabe, Kecamatan Cimanggung, Senin (15/10/2018).

Adanya aktivitas galian pasir ini pun, menurut warga, semakin menganggu, karena akses jalan yang digunakan kendaraan pengangkut material, sama dengan warga lainnya, sehingga warga terpaksa mengalah.

Sudah Capai Target, Kota Cirebon Masih Ingin Tambah Medali Emas di Porda 2018

Dedeh mengatakan, bila aktivitas penambangan pasir terus dilakukan tanpa memperhatikan keluhan warga, dikhawatirkan terjadi pergerakan tanah dan material galian menimbun permukiman rumah warga.

"Pohon saja sudah tidak ada, gersang. Bagaimana nanti kalau waktu musim hujan, bahaya juga," katanya.

Warga lainnya, Sobirin (57), mengatakan, sebelumnya maraknya praktik penambangan pasir di Kampung Cicabe, suasana sejuk masih begitu terasa di kampung tersebut, meski berada di musim kemarau seperti saat ini.

"Masih rimbun, pohon juga banyak. Kalau sekarang sih panas, terus kebul," kata Sobirin.

Persipura Jayapura vs Persib Bandung, Berikut Prediksi Susunan Pemain Kedua Tim

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved