Pilgub Jabar 2018
Ungkit Peran Ibu Saat Pidato, Ridwan Kamil Menitikkan Air Mata
Saat berpidato, Ridwan Kamil menyampaikan rasa syukurnya karena unggul dalam penghitungan sementara atau quick count.
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Ridwan Kamil berpidato di depan pendukungnya di Hotel Papandayan, Bandung, Rabu (27/6/2018).
Saat berpidato, Ridwan Kamil menyampaikan rasa syukurnya karena unggul dalam penghitungan sementara atau quick count.
Di sela pidatonya, Ridwan Kamil juga mengungkit peran sang ibu.
Pria yang akrab disapa Emil itu berharap sang ibu hadir bersamanya di Hotel Papandayan tetapi kondisi fisik membuat sang ibu tidak dapat hadir.
Mario Gomez Akan Umumkan Nasib Tiga Pemain Seleksi Persib Bandung Pekan Dewan https://t.co/zmxsKToVUD via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) June 27, 2018
"Saya sampaikan bahwa doa seorang ibu selalu melindungi anaknya di dunia. Jadi kepada yang masih punya ibu, mari kita muliakan setiap harinya," ujarnya sambil menitikkan air mata.
Pidatonya terhenti sesaat saat ia menitikkan air mata.
Setelah menarik nafas sejenak, Emil melanjutkan pidatonya.
Ia mengatakan, nasihat sang ibu selalu menjadi penenang untuk dirinya.
Baca: Emil Datang Disambut Yel-yel ala Suporter Persib Ini oleh Pendukungnya
Sebelum debat publik, sang ibu selalu menelepon Emil.
"Ibu menelepon, 'omat jangan menyerang, jangan agresif jual saja kebaikan'. Teu jadi we saya agresif. Itu dari ibu," ujarnya.
Nasihat ibunya, kata Emil, akan menjadi semangatnya dalam lima tahun ke depan jika ia terpilih sebagai Gubernur Jabar.
Cetak Gol Penyelamat Argentina, Marcos Rojo Ungkap Instruksi Lionel Messi di Balik Gol itu https://t.co/shZwEkGPZe via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) June 27, 2018
"Emil sabar terhadap fitnah dunia, yang penting kita enggak bohongi Allah. Kita sebenarnya manusia yang baik, sabar, dan ikhlas selalu ada di lindungan Allah," kata Emil menirukan nasihat sang ibu.
Selain itu Emil juga meminta kepada pendukung untuk tidak larut dalam eforia kemenangan berdasarkan quick count.
Ia mengimbau pendukung menunggu sampai pengumuman resmi dari KPU. (*)