Pipa Cirebon-Semarang Segera Dibangun, Pengusaha Siap Gunakan Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Pasokan batu bara semakin menurun sedangkan kebutuhan energi terus meningkat, hal ini akan menjadi kendala untuk berproduksi

Pipa Cirebon-Semarang Segera Dibangun, Pengusaha Siap Gunakan Bahan Bakar Ramah Lingkungan
DOKUMENTASI TRIBUN BATAM
ILUSTRASI 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Para pelaku usaha di Jawa Barat siap beralih menggunakan bahan bakar gas bumi yang ramah lingkungan.

Dedy Widjaja, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Barat, mengatakan hal tersebut pada acara sosialisasi pemanfaatan gas bumi yang berasal dari Ruas Pipa Transmisi Cirebon–Semarang di Hotel Courtyard by Marriott, Bandung Selasa, (27/3/2018). 

Program sosialisasi ini merupakan komitmen PT Rekayasa Industri (Rekind), PT Energi Negeri Mandiri (ENM)dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Barat untuk menindaklanjuti rencana pembangunan dan pendistribusian gas bumi yang melalui pipa transmisi Cirebon-Semarang.

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Kadin Jawa Barat Agung Suryamal. 

“Pasokan batu bara semakin menurun sedangkan kebutuhan energi terus meningkat, hal ini akan menjadi kendala untuk berproduksi dan menggerakan roda perekonomian,” ujarnya seperti tertulis dalam rilis yang dikirim Hermawan Eriadi Direktur Utama PT. Energi Negeri Mandiri, Jumat (30/3/2018).


Agung juga menghimbau agar seluruh anggotanya untuk memanfaatkan peluang ini dengan optimal.

Di tempat yang sama Yanuar Budinorman selaku Direktur Strategi Pengembangan dan Manajemen Risiko Rekind menyatakan bahwa pembangunan transmisi jaringan pipa gas Cirebon – Semarang merupakan bagian dari proyek integrasi pipa gas Trans Jawa yang direncanakan akan on-stream pada tahun 2021. Dengan adanya kepastian pada gambaran kebutuhan di Jawa Barat, akan semakin memudahkan proses Front End Engineering Design (FEED).

“Kami mengimbau kepada para pelaku usaha untuk segera menghubungi pihak panitia dan memberikan surat minat agar dapat segera dilakukan pendataan kebutuhan calon pengguna gas bumi,” imbuhnya.

Baca: VIDEO: Puluhan Tersangka Kasus Perampokan Ini Bersumpah dan Baca Al Fatihah

Yanuar menambahkan, proyek Trans Jawa terdiri dari tiga proyek utama yaitu Jawa bagian barat terdiri dari jalur Cirebon-KHT sepanjang 84 km dan Tegalgede-Muara Tawar 50 km. Kedua, Jawa bagian utara yaitu jalur Cirebon – Semarang 235 km.

Terakhir, Jawa bagian timur terdiri dari jalur Semarang – Gresik sepanjang 271 km dan East Java Gas Pipeline (EJGP) - Grati sepanjang 22, 1 km dan pembangunan ini pun akan menjadi infrastruktur gas dari timur pulau Jawa ke barat sehingga menjadi energi kita yang dapat mengakselerasi distribusi gas secara merata.

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved