Hasil Penelitian, Tanaman Ini Ternyata Baik untuk Penderita Obesitas
Ada beberapa tanaman obat yang telah kami teliti dan terbukti serta berpotensi digunakan untuk pencegahan dan terapi obesitas
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Dalam orasi ilmiahnya di Dies Natalis ke-59 ITB, Prof. Dr. I Ketut Adnyana, M. Si., membahas bahan alam yang bisa dijadikan obat untuk berbagai penyakit.
Satu di antara penyakit yang bisa diobati menggunakan bahan alam adalah obesitas.
"Ada beberapa tanaman obat yang telah kami teliti dan terbukti serta berpotensi digunakan untuk pencegahan dan terapi obesitas. Di antaranya daun delima, bunga melati, daging buah asam jawa, daun sena, dan kulit buah manggis," ujarnya dalam orasi ilmiah di Aula Barat ITB, Bandung, Jumat (2/3/2018).
Hasil penelitiannya, ekstrak tanaman-tanaman tersebut dapat menekan peningkatan bobot badan dan deposit lemak total.
Detik-detik Tubuh Adik Olla Ramlan Hampir Tergilas Mobil Saat Syuting, Banyak yang Teriak Histeris https://t.co/TbUh7ht5pW via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) March 2, 2018
Pada penelitiannya, I Ketut Adnyana menggunakan hewan sebagai percobaan.
Daun delima, disebut memiliki aktivitas paling baik saat dikonsumsi.
"Ekstrak daun delima memberikan efek yang superior terhadap orlistat dalam memperbaiki profil lemak perirebal dam perianal," ujarnya.
Ekstrak daun delima dapat menurunkan berat badan pada hewan percobaan secara signifikan.
Baca: Viral, Pria Ini Tulis Surat Cinta Menyedihkan untuk Kekasihnya yang Meninggal, Isinya Menyayat Hati
Ekstrak tanaman tersebut dapat dikonsumsi melalui berbagai cara.
Selain itu, I Ketut Adnyana, menyebut melati dapat menurunkan indeks makan sehingga dapat menurunkan berat badan.
Cara mengonsumsi bisa dibuat teh atau dibuat dalam bentuk kapsul.
Setelah Marbut Uyu Ruhyana Berikan Pengakuan di Depan Kapolda Jabar, Ini yang Dialaminya Sekarang! https://t.co/VlJOfiD8L2 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) March 2, 2018
Selain itu, I Ketut Adnyana juga menyarankan untuk mengonsumsi lobak.
Lobak disebut dapat memperbaiki glukosa darah pada orang obesitas.
Masyarakat juga disarankan menghindari makanan yang mengandung MSG.
"MSG menjadikan orang gemuk, satu di antara contohnya terdapat pada semua makanan siap saji. Satu di antara efeknya adalah meningkatkan selera makan," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/i-ketut-adnyana_20180302_163213.jpg)