TribunJabar/

Sidang Buni Yani

Yusril Menilai Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Lemah, Buni Yani Tak Bisa Dipidana

"Saya pikir memang ada kelemahan (dalam dakwaan) , tapi biarlah pengadilan yang mengadili," ujar Yusril Ihza Mahendra

Yusril Menilai Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Lemah, Buni Yani Tak Bisa Dipidana
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Yusril Ihza Mahendra usai memberikan keterangan sebagai saksi ahli di sidang ke-13 Buni Yani, Selasa (12/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Tuduhan yang didakwakan kepada Buni Yani dianggap lemah oleh ahli teori hukum, Prof Dr Yusril Ihza Mahendra.  Yusril hadir memberikan keterangan sebagai saksi ahli di sidang lanjutan Buni Yani, Selasa (12/9/2017).

"Saya pikir memang ada kelemahan (dalam dakwaan) , tapi biarlah pengadilan yang mengadili," ujar Yusril Ihza Mahendra kepada wartawan.

Baca: Empat Kisah Warga yang Tersisa Dari Kebakaran Pabrik Tekstil di Mandalajati

Tetapi menurutnya, lemah atau kuatnya dakwaan tersebut bergantung pada jaksa dan penasihat hukum.

"Lemah kuatnya bergantung pada jaksa yang berhasil atau tidak membuktikan dakwaannya, atau advokat, bisa enggak dia menyanggah dakwaannya," ujarnya.


Sebelumnya Yusril Ihza Mahendra juga berpendapat, tindakan Buni Yani tidak dapat dikenai pidana.

Hal itu dikarenakan unggahan Buni Yani tidak mengandung hal-hal yang bersifat rahasia.

Yusril juga mengatakan dakwaan yang didakwakan kepada Buni Yani harus dibuktikan secara materil.

Halaman
12
Penulis: Theofilus Richard
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help