TribunJabar/

PLN Normalkan Pasokan Listrik di Cirebon

Mengantisipasi terjadinya kebakaran di interbus transformer nomor 5 di Gardu Induk Sunyaragi. . .

PLN Normalkan Pasokan Listrik di Cirebon
KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN
Petugas memeriksa instalasi di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) yang baru saja dilakukan pemasangan trafo interbus dengan kapasitas 500 megavolt ampere (MVA) di GITET Balaraja, Tangerang, Banten, Kamis (17/12/2015). Dalam kurun waktu empat tahun, PLN akan membangun 61 gardu induk untuk meningkatkan pasokan listrik di Jakarta dan Tangerang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.CO. ID,BANDUNG – Mengantisipasi terjadinya kebakaran  di interbus transformer nomor 5 di Gardu Induk Sunyaragi Cirebon pada Selasa (29/8) pukul 21.45, PLN telah melakukan langkah antisipasi yang intensif untuk menormalkan pasokan listrik di wilayah tersebut.

Kejadian ini telah  menyebabkan pemadaman aliran listrik sebesar 360 MW ke  pelanggan yang berada di wilayah Cirebon Kota, Kab.Cirebon, Kab. Kuningan dan Kab Majalengka.

Salah satu langkah cepat yang telah dilakukan antara lain dengan melakukan pengalihan pasokan untuk penormalan ke Trafo lainnya yang juga memasok ke GI Sunyaragi tersebut.

Akibatnya pasokan daya listrik di wilayah yang dipasok oleh GI  tersebut mengalami defisit daya sebesar hanya 1 MW pada pukul 8.00 WIB pagi tadi.


"Pada pukul 11.45 WIB beban sudah normal dan pemadaman sudah tidak ada lagi di wilayah Cirebon dan sekitarnya”, Kata Manajer Area Cirebon, M. Uwaisulqarni dalam keterangan resminya yang diterima Tribun, Rabu (30/8/2017) petang. 

Untuk itu, katanya, PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan terutama yang berada di wilayah sekitar GI Sunyaragi.

Kedepan,  PLN akan lebih meningkatkan kuantitas dan kualitas pemeliharaan guna mengantisipasi kondisi darurat seperti yang sekarang sedang terjadi. 

Namun, bilamana terjadi kondisi yang di luar kendali PLN, langkah antisipasi dan SOP telah disiapkan agar pemadaman tidak terjadi dalam waktu yang terlalu lama.

PLN juga menghimbau agar  pelanggan senantiasa menggunakan listrik dengan bijak, " katanya. (*) 


Penulis: Siti Fatimah
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help