Persib Bandung
Federico Barba Menyala, Sergio Castel Percaya: GBLA Jadi Harapan Persib Jalankan Misi 4-0
Barba menyadari ketertinggalan tiga gol bukan situasi ideal. Namun ia juga menilai sepak bola selalu membuka ruang untuk kejutan.
Ringkasan Berita:
- Persib Bandung menghadapi tugas berat membalikkan agregat 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar ACL 2 di GBLA.
- Federico Barba dan Sergio Castel sama-sama menegaskan keyakinan bahwa dukungan Bobotoh dan kekuatan kandang bisa menjadi kunci kebangkitan.
- Untuk lolos ke babak 8 besar, Persib wajib menang minimal 4-0 pada laga penentuan tersebut.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Langkah Persib Bandung di AFC Champions League Two 2025/26 belum selesai. Pekerjaan besar menanti di leg kedua babak 16 besar.
Tim kebanggaan Bandung itu wajib membalikkan defisit agregat 0-3 dari Ratchaburi FC Thailand. Pertandingan penentuan akan digelar Rabu (18/2) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Situasinya jelas tidak ringan, meski Maung Bandung dikenal tangguh saat bermain di kandang.
Bek senior asal Italia, Federico Barba, melihat peluang belum sepenuhnya tertutup. Ia menyadari ketertinggalan tiga gol bukan situasi ideal. Namun ia juga menilai sepak bola selalu membuka ruang untuk kejutan.
Menurutnya, membalikkan skor memang sulit, tetapi bukan sesuatu yang mustahil. Ia menegaskan pentingnya dukungan penuh Bobotoh untuk menggoyahkan fokus dan mental lawan.
“Saat kalah dengan skor 0-3, tidak banyak kata yang bisa disampaikan. Kami beruntung karena masih memiliki satu pertandingan lagi di kandang dan kami sangat kuat di sana. Sekarang kami pulang membawa mentalitas bahwa semua masih bisa terjadi,” kata Barba dilansir laman liga, 13 Februari 2026.
Pada pertemuan pertama, Persib sebenarnya tidak tampil buruk. Namun tim racikan Bojan Hodak harus menerima kenyataan pahit setelah kebobolan cepat di masing-masing babak.
Pedro Tana mencetak gol pada menit ke-5, disusul Gabriel Mutombo di menit ke-53. Ketika Persib berupaya menekan lewat serangan, Ratchaburi justru tetap berbahaya. Di pengujung babak kedua, Pedro Tana kembali mencatatkan namanya di papan skor dan memastikan brace.
“Kami memiliki peluang dan kami bicara juga mengenai kualitas. Saya pikir, kami melakukan cukup banyak kesalahan, yang mana itu seharusnya tidak boleh terjadi dalam pertandingan seperti ini,” kata Barba.
Meski kekalahan terasa telak, Barba belum kehilangan keyakinan. Ia percaya atmosfer kandang dapat menjadi pembeda. Catatan sempurna di kandang pada ajang BRI Super League 2025/26 menjadi modal psikologis yang penting.
“Pertandingan kandang itu akan berbeda. Saya katakan kami sangat kuat di kandang, kami tahu itu dan kami akan melakukannya dengan sangat baik. Jadi kami masih percaya dan yakin bisa membalikkan keadaan," yakinnya.
Di sisi lain, penyerang anyar Sergio Castel baru saja mencatatkan debutnya bersama Persib saat kekalahan 0-3 di markas Ratchaburi pada Rabu (11/2).
Laga tersebut menjadi pengalaman pertama yang kurang menyenangkan baginya. Kini, ia bersama rekan setim memikul tanggung jawab untuk mengejar selisih tersebut di leg kedua.
Castel mengakui timnya belum menampilkan performa terbaik dalam laga debutnya itu. Meski begitu, ia berharap kebangkitan bisa terjadi di Bandung, sekaligus membuka jalan menuju babak 8 besar ACL 2.
“Pengalaman yang buruk tentu saja, kami tidak bermain dengan baik. Tapi tidak apa-apa, kami masih punya kesempatan pada leg kedua dan mencoba untuk bisa lolos,” kata Castel.
Untuk melangkah ke fase berikutnya, Persib membutuhkan kemenangan minimal 4-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Rabu (18/2) mendatang.
| Bandingkan dengan Luka Modric, Bojan Hodak Ungkap Penyebab Sergio Castel Belum Pecah Telur di Persib |
|
|---|
| Jadwal Terdekat Persib Bandung: Ujian Konsistensi Maung di Markas Dewa United Senin Depan |
|
|---|
| Eks Pelatih Blak-blakan soal Eliano Reijnders, Sebut Pemain Persib Itu Layak Main di Kompetisi Eropa |
|
|---|
| Jhonny Jansen Belum Bisa Move On dari Eliano Reijnders, Akui Gabung Persib Keputusan Bagus |
|
|---|
| Sergio Castel Belum Cetak Gol, Bojan Hodak Singgung Kasus Luka Modric: Butuh Waktu Adaptasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/STARTER-PERSIB-harus-mengakui-keunggulan-Ratch.jpg)