Minggu, 31 Mei 2026

Persib Bandung

Jelang El Classico Persib Bandung vs Persija Jakarta, Jakmania Subang Serukan Rivalitas Sehat

Subang memiliki karakteristik tersendiri karena pendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung hidup berdampingan dalam satu lingkungan sosial.

Tayang:
Penulis: Deanza Falevi | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa/Dok Jakmani Subang.
SUPORTER PERSIJA - Jelang derby Persija kontra Persib, Pengurus Jakmania Subang mengimbau seluruh suporter di Subang agar menjaga keamanan dan ketertiban demi terciptanya laga yang aman dan sportif, Jumat (9/1/2026). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Deanza Falevi

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Menjelang laga El Classico Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang akan digelar pada Minggu (11/1/2026), Pengurus Jakmania Subang mengimbau seluruh suporter agar menjaga rivalitas tetap sehat dan tidak mengarah pada ujaran kebencian maupun tindakan anarkis.

Pengurus Jakmania Subang, Zaelani, menegaskan bahwa rivalitas dalam sepakbola merupakan hal yang wajar, namun harus disalurkan melalui cara-cara positif.

"Menurut saya, di era sekarang rivalitas dalam sepakbola memang harus tetap ada, tapi dengan adu kreativitas dan hal-hal positif, bukan ujaran kebencian," kata Zaelani kepada Tribunjabar.id, Jumat (9/1/2026) malam.

Baca juga: UPDATE Skuad Jelang Persib vs Persija: Daftar Pemain Absen dan Kembali

Ia menyebut, Subang memiliki karakteristik tersendiri karena menjadi daerah yang berada di antara pengaruh Jakarta dan Bandung. Kondisi tersebut membuat pendukung Persija Jakarta dan Persib Bandung hidup berdampingan dalam satu lingkungan sosial.

"Di Subang, suporter dari kedua kubu bertetangga, bekerja bersama, bahkan dalam satu keluarga bisa berbeda dukungan. Karena itu rivalitas harus dijaga agar tidak merusak hubungan sosial," ujarnya.

Zaelani menyebutkan, pihaknya telah beberapa kali melakukan komunikasi dengan pengurus Persib Fans di Subang sebagai upaya menjaga situasi tetap kondusif menjelang pertandingan.

"Kami sudah berkomunikasi dengan pengurus Persib Fans dan responsnya sangat baik. Kami sepakat mendorong rivalitas sehat tanpa ujaran kebencian, rasisme, seksisme, vandalisme, maupun kriminalisme," ucapnya.

Menurut Zaelani, dialog antar suporter di tingkat daerah menjadi langkah penting untuk mencegah potensi konflik, terutama pada momentum pertandingan besar seperti derby Persija kontra Persib.

Ia juga mengingatkan seluruh suporter untuk menjadikan tragedi Kanjuruhan sebagai pelajaran bersama agar rivalitas tidak berubah menjadi fanatisme buta yang berujung korban jiwa.

"Kami selalu berkaca pada tragedi Kanjuruhan. Jangan sampai rivalitas yang berlebihan kembali menimbulkan korban dan duka," katanya.

Zaelani berharap, laga derby Persija melawan Persib dapat berlangsung aman dan menjadi tontonan yang menjunjung tinggi sportivitas.

Baca juga: Calo Tiket Hantui Big Match Persib Bandung vs Persija, Adhitia Peringatkan Bobotoh soal Tiket Palsu

"Saya berharap semua pihak bisa menggunakan akal sehat. Sepakbola seharusnya menjadi hiburan dan pemersatu, bukan pemicu konflik," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved