Rabu, 22 April 2026

Persib Bandung

Lini Belakang Persib Kini Bicara Kompak dan Efisien: Dua Clean Sheet dan Chemistry yang Makin Padu

Dua kemenangan beruntun mengantarkan tim asuhan Bojan Hodak mencatatkan dua clean sheet yang menandai perubahan besar di lini pertahanan mereka.

ileague.id
Bek asal Italia, Federico Barba mempersembahkan kemenangan untuk Persib Bandung lewat gol sundulan merobek jala gawang Arema FC. Momen itu terjadi di pekan ke-6 BRI Super League 2025/26, Senin (22/9) di Kanjuruhan. Kemenangan krusial, yang dilakukan dengan cara berbalik unggul dalam situasi Persib bermain dengan 10 pemain. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung perlahan tapi pasti menunjukkan tanda-tanda kebangkitannya setelah sempat terpuruk usai kalah 1-2 dari Persita Tangerang.

Kini, sang juara bertahan bangkit dengan penuh wibawa, menumbangkan Bangkok United dua gol tanpa balas dalam laga AFC Champions League Two 2025/26.

Tak berhenti di situ, pekan sebelumnya, Maung Bandung juga tampil menggila ketika melibas PSBS Biak dengan skor telak 3-0 pada ajang BRI Super League 2025/26.

Dua kemenangan beruntun itu sekaligus mengantarkan tim asuhan Bojan Hodak mencatatkan dua clean sheet yang menandai perubahan besar di lini pertahanan mereka.

Pelatih asal Kroasia itu menilai kekompakan para pemain belakang kini sudah terbentuk secara alami.

Pemain asing anyar, Julio Cesar (kiri), menjalani latihan perdananya bersama Persib Bandung, di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/7/2025).
Pemain asing anyar, Julio Cesar (kiri), menjalani latihan perdananya bersama Persib Bandung, di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/7/2025). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Bojan Hodak kerap mengandalkan pola empat bek sejajar yang diisi oleh duet solid Patricio Matricardi dan Federico Barba di jantung pertahanan.

Sesekali, ia juga memvariasikan formasi dengan menurunkan tiga bek tengah, di mana Julio Cesar menjadi sosok pelengkap yang menyeimbangkan komposisi lini belakang.

Menurutnya, perjalanan menuju kestabilan ini tidak berlangsung mulus. Hodak mengakui timnya sempat beberapa kali kehilangan koordinasi yang berujung kebobolan pada sejumlah laga, termasuk saat Persib takluk dari Persita Tangerang dan Persijap Jepara musim ini.

Namun kini, ia menegaskan bahwa chemistry antarpemain sudah jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

“Saya rasa normal karena mereka sudah saling mengenal satu sama lain. Ini kenapa dalam dua pertandingan terakhir bisa mencatatkan clean sheet. Meski dalam beberapa pertandingan terakhir juga kami itu tidak beruntung. Ada beberapa kali kami kebobolan karena salah mengerti,” kata Hodak dilansir laman liga.

Pemain Persib Bandung, Luciano Guaycochea (kanan) dihampiri oleh rekannya Patricio Matricardi lalu melakukan tos, setelah Luciano berperan terciptanya gol pertama Persib ke gawang Manila Digger pada play off AFC Champion League Two (ACL 2) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/8/2025).
Pemain Persib Bandung, Luciano Guaycochea (kanan) dihampiri oleh rekannya Patricio Matricardi lalu melakukan tos, setelah Luciano berperan terciptanya gol pertama Persib ke gawang Manila Digger pada play off AFC Champion League Two (ACL 2) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/8/2025). (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Bojan menambahkan, proses membentuk harmoni dalam tim memang membutuhkan waktu dan konsistensi. Ia menekankan bahwa musim ini bukanlah hal mudah bagi Persib karena harus memulai dengan skuad baru berisi 22 pemain yang sebagian besar belum pernah bermain bersama.

Dibutuhkan latihan intens, laga demi laga, hingga akhirnya mereka mulai padu dalam menjalankan instruksi dengan lebih disiplin.

“Tapi seperti yang pernah dikatakan sebelum musim dimulai, kami mengubah 22 pemain dan perlu waktu untuk menyatu bersama. Sekarang sudah terlihat lebih baik dari sebelumnya,” nilai pelatih berusia 54 tahun itu.

Sementara itu, salah satu pilar di lini belakang, Julio Cesar, turut menunjukkan semangat tinggi menatap sisa musim ini. Bek asal Brasil tersebut mengaku semakin percaya diri tampil bersama Persib, baik di ajang Super League maupun AFC Champions League Two (ACL Two).

Menurutnya, kekuatan tim saat ini bukan hanya terletak pada kemampuan individu, tetapi juga dari kedalaman skuad serta kebersamaan yang semakin erat di ruang ganti.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved