Persib Bandung
Viking Alengka Angkat Bicara Soal Wasit dan Fair Play di Laga Persib vs Dewa United
Persib Bandung bermain imbang 2-2 melawan Dewa United dalam laga yang memunculkan berbagai kontroversi.
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ringkasan Berita:
- Persib Bandung bermain imbang 2-2 melawan Dewa United dalam laga yang memunculkan berbagai kontroversi.
- Babam Arturohman tetap bersyukur, namun menyoroti pentingnya fair play dan profesionalisme pemain.
- Ia menegaskan hasil tidak bisa diubah dan berharap tim menjadikannya bahan evaluasi.
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Duel yang berakhir imbang 2-2 antara Persib Bandung dan Dewa United dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Banten International Stadium pada Senin (20/4) malam memantik beragam reaksi dari kalangan suporter, termasuk Viking Alengka.
Ketua Viking Alengka, Babam Arturohman, menyampaikan bahwa dirinya tetap menaruh rasa syukur atas capaian Persib dalam pertandingan tersebut, meskipun jalannya laga diwarnai sejumlah keputusan yang menuai perdebatan.
“Yang utama saya ucapkan terlebih dahulu Alhamdulillah. Walaupun penuh dengan kontroversi dari pihak pengadil di tengah lapangan dan pengadil yang ada di ruang VAR, Persib masih bisa menahan imbang Dewa United,” kata Babam, Selasa (21/4/2026).
Di sisi lain, Babam berpandangan bahwa situasi kontroversial yang terjadi di lapangan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada perangkat pertandingan. Ia menilai, tanggung jawab menjaga sportivitas juga berada di pundak para pemain.
“Kontroversi tidak sepenuhnya kesalahan wasit. Setiap pemain, mulai dari pemain semi profesional sampai pemain profesional, harus menjunjung tinggi fair play,” katanya.
Lebih lanjut, ia turut menyoroti performa dan sikap beberapa pemain asing yang menurutnya belum sepenuhnya mencerminkan nilai profesionalisme, terutama dalam menjaga prinsip fair play di lapangan.
“Ini yang menjadi pertanyaan, mengapa pemain asing seperti Messidoro dan Alex Martin tidak menjunjung tinggi fair play. Profesionalismenya perlu dipertanyakan,” tegasnya.
Meski berbagai polemik mengemuka, Babam menegaskan bahwa hasil akhir pertandingan tetap bersifat final dan tidak dapat diubah meskipun ada keberatan atau protes dari pihak mana pun.
“Pertandingan sudah ada hasilnya, protes pun tidak akan mengubah hasil pertandingan,” ujarnya.
Ia pun berharap, hasil yang diraih dalam laga tersebut dapat menjadi bahan refleksi menyeluruh bagi tim Persib Bandung, baik dari sisi pelatih maupun pemain, agar lebih siap menghadapi pertandingan berikutnya.
“Semoga ke depan pertandingan ini jadi bahan evaluasi bagi tim pelatih dan pemain. Dalam setiap pertandingan harus tetap fokus, karena dikhawatirkan hal-hal seperti ini bisa terulang di sisa pertandingan ke depan,” pungkasnya.
| 3 Putusan Ganjil Wasit Yoko di Laga Persib Bandung vs Dewa, Bikin Maung Rungkad, 2 Momen Gol Janggal |
|
|---|
| Jadwal Pekan Ke-29 Super League 2025/2026, Persib Bandung Waspada Disalip Borneo FC |
|
|---|
| Kalkulasi Juara Persib Bandung Bergeser usai Ditahan Dewa United, Rawan Disalip Borneo FC |
|
|---|
| Bojan Hodak Ungkap Kesalahan Pemain Persib yang Berujung Dua Gol Dewa United, Kritik Putusan Wasit |
|
|---|
| Gol di Laga Persib Bandung vs Dewa Bikin WHU Geram, Singgung Wasit Bermasalah: Akan Saya Viralkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Aksi-Thom-Haye-menguasai-bola-dibayangi-Hug-persib-dewa.jpg)