Sabtu, 16 Mei 2026

Mahasiswi Unpad Dilindas Motor

Kesaksian Warga Saat Mahasiswi Unpad Ditodong: Sempat Dengar Jeritan Keras Dari Dalam Gang

Polisi mengamankan sebilah pisau dapur yang diduga milik pelaku penodongan terhadap mahasiswi Unpad di Jatinangor, Sumedang.

Tayang:
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Ariel Delima (21) , saat diwawancara Tribun Jabar.id, di lokasi kekadian Mahasiswi Universitas Padjadjaran yang menjadi korban penodongan, di Dusun Sukamanah, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Sumedang, Jumat (15/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Polisi mengamankan sebilah pisau dapur yang diduga milik pelaku penodongan terhadap mahasiswi Unpad di Jatinangor, Sumedang. 
  • Korban terluka setelah terjatuh dan sempat terlindas motor pelaku saat berusaha menyelamatkan diri. 
  • Polisi kini memeriksa sidik jari pada pisau dan menelusuri rekaman CCTV untuk mengungkap identitas pelaku.

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) menjadi korban aksi penodongan yang terjadi di sebuah gang sempit di Dusun Sukamanah, Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa (12/5/2026) malam.

Dalam kasus itu, aparat kepolisian kini mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku saat melancarkan aksinya.

Pisau tersebut ditemukan warga di lokasi kejadian tidak lama setelah peristiwa berlangsung. Polisi kemudian membawa senjata tajam itu untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Korban diketahui berinisial GC, mahasiswi semester 6 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran. Saat kejadian, korban mengalami luka setelah terjatuh dan sempat dilindas sepeda motor pelaku ketika mencoba menyelamatkan diri dari aksi penodongan tersebut.

“Ada sebilah pisau ditemukan di TKP, pisau dapur itu. Kami amankan, saat ini sedang diidentifikasi lebih lanjut,” kata Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers Thomas, kepada Tribun Jabar.id, Jumat (15/5/2026).

Kapolsek menjelaskan, tim penyidik sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan sidik jari pada pisau yang ditemukan di tempat kejadian perkara. Selain itu, polisi juga tengah mengumpulkan dan mengamankan sejumlah rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian.

Menurutnya, barang bukti berupa pisau itu menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penelusuran identitas pelaku penodongan.

“Ada kemungkinan jejak atau sidik jari pelaku di pisau itu. Mudah-mudahan ada titik terang untuk mengungkap kasus ini, mohon doanya,” ucapnya.

Terdengar Jeritan

Sebelum korban ditemukan tergeletak di gang tersebut, warga sekitar sempat mendengar suara jeritan minta tolong dari arah lokasi kejadian. Suasana malam di Dusun Sukamanah mendadak berubah panik setelah teriakan perempuan terdengar cukup keras dari dalam gang.

Seorang warga bernama Ariel Delima (21) mengaku mendengar suara teriakan itu ketika sedang berada di lantai dua rumahnya pada Selasa malam.

“Aku lagi di lantai dua mau ngeringin rambut, terus dengar jeritan,” kata Ariel, Jumat (15/5/2026).

Pada awalnya, Ariel mengira suara tersebut berasal dari anak kecil yang sedang bermain di sekitar gang karena kawasan itu memang kerap ramai hingga malam hari.

“Aku pikir anak kecil yang nangis,” ujarnya.

Namun, suara teriakan itu terdengar semakin keras hingga membuatnya berusaha melihat ke arah luar rumah.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved