Minggu, 3 Mei 2026

Longsor di Cadas Pangeran

BPBD Sumedang Minta Perhutani Pasang Cerucuk Bambu di Cadas Pangeran

Pihak Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Sumedang merekomendasikan pemasangan cerucuk bambu di titik longsor di Cadas Pangeran.

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Kiki Andriana
MATERIAL LONGSOR - Alat berat menyingkirkan material longsor di Cadas Pangeran, yang berada di Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jumat (26/12/2025) sore.  

Laporan: Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pihak Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Sumedang merekomendasikan pemasangan cerucuk bambu di titik longsor di Cadas Pangeran.

Pada Jumat (26/12/2025) sore terjadi longsor susulan di Jalur Cadas Pangeran. Material longsor telah disingkirkan. Arus lalu lintas di jalur tersebut normal dan lancar lagi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengatakan tim gabungan bergerak cepat menangani longsor susulan yang sempat menutup badan jalan secara keseluruhan.

“Material longsor dan pohon-pohon tumbang sudah kita bersihkan dan kita angkut. Saat ini kondisi jalan sudah bisa dilalui kembali,” kata Bambang kepada TribunJabar.id, Jumat malam. 

Baca juga: Cadas Pangeran Sumedang Bisa Dilintasi Lagi Setelah Terjadi Tanah Longsor Susulan

Diketahui, longsor terjadi di tebing, tepatnya di Dusun Jelekong, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan. Longsor pertama terjadi pada Kamis (25/12/2025) petang, dan disusul longsor berikutnya pada Jumat sore di titik yang sama.

LONGSOR SUSULAN - Antrean kendaraan terjadi di kawasan pinus Cigendel akibat longsor susulan di jalur Cadas Pangeran, Sumedang, Jumat (26/12/2025) pukul 18.41 WIB.
LONGSOR SUSULAN - Antrean kendaraan terjadi di kawasan pinus Cigendel akibat longsor susulan di jalur Cadas Pangeran, Sumedang, Jumat (26/12/2025) pukul 18.41 WIB. (Tribun Jabar/Kiki Andriana)

Pada kejadian awal, material longsor tidak sepenuhnya menutup jalan. Namun, ada pohon besar yang tumbang melintang sempat menghalangi arus lalu lintas. Total ada lima pohon yang tumbang bersamaan dengan longsoran tebing tersebut.

BPBD bersama unsur TNI, Polri, dan instansi terkait memprioritaskan evakuasi pohon tumbang sebelum menyingkirkan material tanah yang kemudian menyusul menutup badan jalan.

Baca juga: BREAKING NEWS, Longsor Susulan di Cadas Pangeran Sumedang, Jalan Kembali Putus Tertutup Material

Sebagai langkah mitigasi sementara, BPBD Sumedang juga berkoordinasi dengan pihak Perhutani karena lokasi longsor berada di kawasan lahan milik Perhutani.

“Kami merekomendasikan pemasangan cerucuk bambu sebagai penahan sementara untuk menghadapi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih terjadi dalam beberapa minggu ke depan,” ujar Bambang. 

Meski kondisi lalu lintas sudah normal, Bambang mengimbau masyarakat tetap waspada saat melintasi Jalur Cadas Pangeran, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved