Longsor di Cadas Pangeran
Wajib Waspada, Ada Retakan Baru di Mahkota Longsor Tebing Cadas Pangeran Sumedang
Sebelumnya, longsor terjadi di tebing dengan ketinggian cukup terjal di Jalur Cadas Pangeran, tepatnya di Dusun Jelekong, Desa Cigendel
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan : Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Petugas Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, TNI, Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menemukan retakan tanah di area mahkota longsor tebing di jalur Cadas Pangeran.
Retakan tersebut berpotensi menjadi longsor susulan.
Sebelumnya, longsor terjadi di tebing dengan ketinggian cukup terjal di Jalur Cadas Pangeran, tepatnya di Dusun Jelekong, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan.
Longsor pertama terjadi pada Kamis (25/12/2025) petang, dan disusul longsor berikutnya pada Jumat (26/12/2025) sore, di titik yang sama.
Baca juga: Potensi Longsor Susulan di Jalur Cadas Pangeran Sumedang Masih Tinggi, Pengendara Diminta Waspada
Pada kejadian awal, material longsor tidak sepenuhnya menutup jalan. Namun, sebuah pohon berukuran besar yang tumbang melintang sempat menghalangi arus lalu lintas.
Pada longsor susulan, material tanah menutup seluruh badan jalan utama penghubung Bandung–Cirebon itu.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang, Hendar, mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim gabungan, ditemukan retakan tanah dengan ukuran sejengkal orang dewasa yang membentang di area mahkota longsor.
Menurut Hendar, retakan tersebut berpotensi menimbulkan longsor susulan.
"Di area mahkota longsor ada retakan tanah sejengkal. Ya, apabila hujan deras yang berdurasi lebih dari satu jam berpotensi longsor susulan di lokasi tersebut," kata Hendar kepada Tribun Jabar.id, Minggu (28/12/2025).
Hendar menyebutkan, pihaknya telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait upaya percepatan penanganan longsor di kawasan tersebut.
"Penanganan jangka pendek, di mahkota longsor telah dipasangi terpal, dan dipasang cerucuk penahan tanah, serta pembuatan terasering. Upaya ini untuk stabilisasi lereng dan pengurangan risiko longsor lanjutan," ucapnya.
Ia menyebutkan, Tim Gabungan telah mendirikan Posko Darurat di Markas Polsek Pamulihan untuk mengantisipasi bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam di kawasan Cadas Pangeran.
Baca juga: Cadas Pangeran Sumedang Kerap Longsor saat hujan, Ini Jalur Alternatifnya jika Ditutup Sementara
"Mudah mudahan tidak terjadi apa-apa," katanya.
| Potensi Longsor Susulan di Jalur Cadas Pangeran Sumedang Masih Tinggi, Pengendara Diminta Waspada |
|
|---|
| Cadas Pangeran Sumedang Kerap Longsor saat hujan, Ini Jalur Alternatifnya jika Ditutup Sementara |
|
|---|
| BPBD Sumedang Minta Perhutani Pasang Cerucuk Bambu di Cadas Pangeran |
|
|---|
| Cadas Pangeran Sumedang Bisa Dilintasi Lagi Setelah Terjadi Tanah Longsor Susulan |
|
|---|
| Mobil Damkar Bantu Bersihkan Material Longsor Susulan di Cadas Pangeran Sumedang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Tebing-di-jalur-Cadas-Pangeran-yang-bera.jpg)