Selasa, 14 April 2026

Gass Mudik Tribun Jabar 2026

Polres Sumedang Bentuk Tim Terpadu Penanganan Longsor di Jalur Mudik Lebaran 2026

Polres Sumedang membentuk tim terpadu lintas sektoral untuk mengantisipasi potensi longsor di jalur mudik

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Sebuah pohon aren di kawasan Singkup, Cadas Pangeran, Sumedang, tumbang menimpa seorang pengendara motor pada Rabu (11/3/2026) pukul 18.15 WIB. 
Ringkasan Berita:
  • Polres Sumedang membentuk tim terpadu lintas sektoral untuk mengantisipasi longsor dan pohon tumbang di jalur mudik Cadas Pangeran, menyusul insiden pohon aren tumbang yang menimpa pengendara motor.
  • Insiden terjadi di kawasan Singkup, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, setelah hujan deras. Korban langsung dievakuasi warga.
  • Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika menegaskan koordinasi dilakukan dengan berbagai instansi, termasuk menyiagakan alat berat di titik rawan longsor.

Laporan : Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG Polres Sumedang membentuk tim terpadu lintas sektoral untuk mengantisipasi potensi longsor di jalur mudik. Salah satunya di jalur rawan longsor dan pohon tumbang di Cadas Pangeran.

Langkah ini dilakukan setelah insiden pohon aren tumbang yang menimpa pengendara motor di jalur tersebut pada Rabu (11/3/2026) petang.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Singkup, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Sebuah pohon yang berada di tepi tebing tiba-tiba tumbang dan menimpa seorang pengendara motor yang tengah melintas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban yang merupakan warga Sumedang langsung dievakuasi oleh warga dan petugas, kemudian dibawa ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca juga: Kritik Walhi untuk Pemprov Jabar: Jangan Jadi Penonton dalam Tragedi Longsor TPST Bantargebang

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengatakan pihaknya segera melakukan koordinasi dengan berbagai instansi untuk memperkuat upaya penanganan bencana di jalur tersebut, terutama menjelang arus mudik Lebaran.

“Kami melakukan penanganan di kawasan Cadas Pangeran secara lintas sektoral dengan berkoordinasi bersama instansi terkait dan instansi samping. Kami juga membentuk tim terpadu untuk penanganan potensi longsor di wilayah tersebut,” kata Sandityo di Jatinangor, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, salah satu langkah yang disiapkan adalah menyiagakan alat berat di titik-titik rawan longsor agar proses pembersihan material dapat dilakukan dengan cepat apabila terjadi longsor atau pohon tumbang.

Selain penanganan darurat, pihak kepolisian bersama instansi terkait juga melakukan langkah mitigasi dengan menanam sejumlah jenis tanaman di beberapa titik rawan longsor.

“Ada beberapa titik yang menjadi sasaran dan daerah rawan longsor yang sudah kami coba tanami dengan pohon kaliandra dan jakaranda. Kami berharap tanaman tersebut bisa membantu menahan tanah longsoran,” kata Sandityo.

Ia menambahkan, selama menunggu upaya penanganan jangka panjang, masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat di jalur tersebut.

“Kami juga mengoptimalkan layanan Call Center 110 agar masyarakat bisa langsung menghubungi petugas jika ada kejadian mendesak yang membutuhkan penanganan cepat,” ujarnya.

Baca juga: Pohon Aren Tumbang di Cadas Pangeran Sumedang, Satu Pengendara Motor Dibawa ke RSUD

Kawasan Cadas Pangeran merupakan salah satu jalur utama penghubung Sumedang dengan Bandung Raya sekaligus menjadi lintasan penting bagi kendaraan yang menuju wilayah timur Jawa Barat. Kondisi tebing dan lereng yang curam membuat jalur ini kerap mengalami longsor, terutama saat curah hujan tinggi.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved