Sumedang di Awal Ramadhan Dihiasi Hujan dan Udara Dingin, Berlangsung sejak Hari Pertama Puas
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang turun merata di beberapa kecamatan, menyebabkan suasana pagi tampak berkabut dan jalanan basah
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Hujan ringan hingga sedang disertai udara dingin kembali melanda Sumedang pada Jumat (20/2/2026) pagi, turun sejak waktu sahur.
- Kondisi serupa sudah terjadi sejak hari pertama Ramadan, Kamis (19/2/2026), dengan hujan yang turun dari sahur hingga pagi hari.
- Suhu udara terasa lebih sejuk, terutama di wilayah dataran tinggi dan perbukitan, dengan jalanan basah serta suasana berkabut saat aktivitas warga dimulai.
Laporan : Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG – Cuaca dingin disertai hujan kembali menyelimuti wilayah Kabupaten Sumedang pada Jumat (20/2/2026) pagi.
Hujan dilaporkan turun sejak waktu sahur dan membuat suhu udara terasa lebih rendah dari biasanya. Kondisi ini bahkan telah terjadi sejak hari pertama Ramadan pada Kamis (19/2/2026).
Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang turun merata di beberapa kecamatan, menyebabkan suasana pagi tampak berkabut dan jalanan basah saat aktivitas warga mulai berlangsung.
Baca juga: Cara Persib Menang dari Ratchaburi menurut Asep Sumantri: Faktor Balas Dendam dan Cuaca Bandung
Kondisi serupa sudah dirasakan sejak awal Ramadan. Pada Kamis (19/2/2026), hujan juga turun pada waktu sahur dan berlanjut hingga pagi hari. Pola cuaca ini membuat suhu udara di Sumedang cenderung lebih sejuk, terutama di wilayah dataran tinggi dan kawasan perbukitan.
Berdasarkan prakiraan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Sumedang pada Jumat diprediksi mengalami hujan ringan hingga berawan dengan kelembapan udara cukup tinggi. Rentang suhu diperkirakan berada di kisaran 18 hingga 27 derajat Celsius, yang membuat udara pagi terasa lebih dingin dari hari-hari biasanya.
Kelembapan yang tinggi serta pertumbuhan awan hujan sejak dini hari menjadi salah satu faktor turunnya hujan pada waktu sahur. Kondisi ini juga berdampak pada aktivitas masyarakat, terutama pengguna jalan yang harus lebih berhati-hati karena permukaan jalan licin.
BMKG menyebutkan bahwa prakiraan cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Meski hujan yang terjadi tergolong ringan, masyarakat tetap diimbau mewaspadai potensi peningkatan intensitas hujan pada siang atau sore hari.
Baca juga: Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Jabar Sepekan ke Depan, Bandung Raya Masuk Puncak Hujan
| Ono Surono Takziah ke Rumah Korban Longsor di Sumedang, Minta Zona Rawan Bencana Jadi Perhatian |
|
|---|
| Dampak Hujan Deras dan TPT Ambrol, Ruko Dua Lantai di Sumedang Miring dan Nyaris Ambruk |
|
|---|
| Dampak Cuaca Ekstrem, TPT di Sumedang Ambruk Timpa Rumah Warga dan Madrasah |
|
|---|
| BMKG: Waspada Hujan Lebat di Jabar 3 Hari ke Depan, Bandung dan Sukabumi Masih Berpotensi Banjir |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Bandung Malam Ini Minggu 12 April 2026, Cek Sekitar Stadion GBLA |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Hujan-dengan-intensitas-tinggi-ini-disertai-kabut-te.jpg)