Minggu, 26 April 2026

Keracunan di Sumedang

Korban Keracunan Makanan di Ponpes Nuurush Sholaah Sumedang Jadi 130 Orang, Ada Guru dan Warga

Jumlah korban keracunan menyantap menu nasi kotak di Pondok Pesantren Nuurush Sholaah, Cimanggung, Kabupaten Sumedang, bertambah menjadi 130 orang.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Kisdiantoro
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Penanganan korban gejala keracunan di Ruang IGD Rumah Sakit Kesehatan Kerja (RSKK) di kawasan Parakanmuncang-Nanjungmekar, Rancakekek, Kabupaten Bandung, Jumat (19/12/2025) tengah malam. 
Ringkasan Berita:
  • Keracunan makanan di Pondok Pesantren Nuurush Sholaah Sumedang menjadi 130 orang, termasuk guru dan warga.
  • Sebagain korban masih ada yang dirawat di rumah sakit, sebagian lainnya sudah pulang.
  • Korban dirawat di Rumah Sakit Kesehatan Kerja (RSKK), RSUD Cikopo Cicalengka, RS AMC, RS Unpad,  RS Harapan Keluarga.

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Jumlah korban keracunan akibat menyantap menu nasi kotak di Pondok Pesantren Nuurush Sholaah, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, bertambah menjadi 130 orang.

 Selain santri, ada warga serta guru-guru di ponpes itu jadi korban.

Sebagian korban sudah ada yang perbolehkan pulang usai ditangani medis di sejumlah rumah sakit,  dan sebagian korban lainnya masih dirawat di aula pesantren. 

"Jumlah korban menjadi 130 orang," kata Agus Wahyudin, Camat Cimanggung dikonfirmasi Tribun Jabar, Senin (22/12/2025). 

Dari jumlah tersebut, kata Agus, kasus keracunan massal akibat makanan yang  katering itu dimasak di dapur di Cikancung, Kabupaten Bandung, terus mendapat penanganan. 

Baca juga: Daftar Nama Santri Nuurush Sholaah Cimanggung Sumedang yang Dirujuk ke Rumah Sakit karena Keracunan

Menurut Agus, 71 korban dievakuasi ke Rumah Sakit Kesehatan Kerja (RSKK), RSUD Cikopo Cicalengka, RS AMC, RS Unpad,  RS Harapan Keluarga, dan 59 korban dirawat di aula pesantren. 

Meski begitu, kata dia, sejumlah korban sudah ada yang diperbolehkan  pulang ke rumahnya masing-masing.

"Sudah ada yang pulang, dan ada juga yang masih menjalani perawatan medis di rumah sakit, dan di aula pesantren," ucapnya. 

Kejadian Awal pada Jumat

Diberitakan sebelumnya, peristiwa keracunan massal menimpa ratusan santri dan warga di Pondok Pesanten Nuurush Sholaah, Kecamatan Cimanggung. 

Para korban menyantap makanan seusai kegiatan pesantren pada Kamis (18/12/2025) malam, dan korban keracunan makanan mulai berjatuhan  pada Jumat dini hari, pukul 04.00-14.00. (Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Kiki Andriana)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved