Ludes Dalam Hitungan Menit! Toko Sembako Karsoma di Nagarawangi Sumedang Terbakar Hebat
Kebakaran ini terjadi di Dusun Sindangsari RT03/07 Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Sabtu (8/11/205) malam.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Karsoma Wijaya (50), hanya bisa pasrah dan menyaksikan toko sembako miliknya ludes terbakar.
Musibah kebakaran ini terjadi di Dusun Sindangsari RT03/07 Desa Nagarawangi, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Sabtu (8/11/205) malam.
Warga sudah berusaha memadamkan kobaran api menggunakan alat seadanya, namun api dengan cepat membesar dan menghanguskan toko sembako milik Karsoma.
Peristiwa ini membuat panik warga setempat lantaran takut kobaran api merembet ke rumah yang lain.
Toni Pramiadi, Anggota Damkar UPT Tanjungsari, mengatakan, Tim Damkar menerima laporan kejadian ini sekira pukul 21.08. Menurutnya, pemadaman dimulai pukul 21.39.
" Api benar-benar padam sekira pukul 21.44," kata Toni kepada Tribun Jabar.id, Minggu (9/11/2025) pagi.
Toni menyebutkan, tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran ini, namun toko beserta seluruh barang di dalamnya hangus terbakar.
Menurutnya, akibat kajadian ini pemilik toko ditaksir mengalami kerugian mencapai sekira ratusan juta rupiah.
"Tidak ada korban. Saat kejadian toko sudah tutup, dan lokasi toko dengan rumah tinggal pemilik toko berbeda, katanya.
Ia mengatakan, penyebab pasti kebakaran toko berukuran 4x6 meter persegi ini masih diselidiki pihak berwenang.
" Masih diselidiki, namun penyebab kebakaran diduga korsleting listrik," ucapnya. (*)
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
| Ada 62 Kasus Kematian Bayi di Sumedang dari Januari 2026, Terbaru Bayi Rosita, Mayoritas karena BBLR |
|
|---|
| ''Ada Asap Pak!'' Teriakan Penumpang Bikin Sopir Sadar Bus PO Coyo Terbakar di Cirebon, Api dari AC |
|
|---|
| Kasus Bayi Meninggal Diduga Ditolak RS Pakuwon, Wakil Ketua DPRD Sumedang Minta SOP Dicek |
|
|---|
| UPDATE Bus PO Coyo Terbakar di Pantura Cirebon, Damkar Ungkap Asal Api, Diduga dari Ruang Accu |
|
|---|
| Soroti Kasus RS Pakuwon, Dinkes Jabar Sebut Idealnya Setiap RS Punya Lebih dari Dua Dokter Kandungan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kebakaran-desa-nagarawangi.jpg)