Rhoma Irama hingga JKT48, Kolaborasi Lintas Genre Hadir di Konser Raya 31
Kolaborasi musik dari berbagai lintas genre menjadi hal unik dan seringkali menyita perhatian publik karena jarang terjadi.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kolaborasi musik dari berbagai lintas genre menjadi hal unik dan seringkali menyita perhatian publik karena jarang terjadi.
Berbagai penampilan kolaborasi menarik ini bisa Anda lihat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-31 melalui “Malam Puncak Pertama Konser Raya 31 Indosiar Luar Biasa” yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Acara ini akan menampilkan hiburan yang merangkul lintas genre, generasi, hingga teknologi mutakhir.
Direktur SCM, Harsiwi Achmad mengatakan satu kolaborasi paling dinanti adalah pertemuan Sang Raja Dangdut Rhoma Irama & Soneta Group dengan JKT48.
“Kolaborasi lintas generasi ini akan membawakan lagu-lagu masing-masing dalam format medley dengan aransemen baru yang dikemas apik, menggemaskan, dan penuh kejutan,” kata Harsiwi saat jumpa pers secara virtual, Jumat (19/12/2025).
Baca juga: Weekend Bareng Keluarga di Bandung, Yuk ke YAYAYA Fest, Festival Musik Anak
Kolaborasi istimewa lainnya datang dari Duo Maia bersama 31 Pantura Angels, serta paduan musisi Timur seperti J-Flow, Toton Caribo, Silet Open Up, Moluccan Soul, dan DJ Hybeat yang akan berkolaborasi dengan Melly Lee dan 31 Pantura Angels, membawakan medley lagu-lagu khas Indonesia Timur yang tengah viral.
“Dari genre rock dan dangdut, para academia D Academy 7 akan tampil berkolaborasi dengan Jamrud, menghadirkan nuansa berbeda yang menyatukan energi musik keras dengan karakter vokal dangdut,” ucapnya.
Kejutan lain juga datang dari Abang L, putra pasangan Rizky Billar dan Lesti Kejora, yang akan tampil menunjukkan berbagai bakat bersama anak-anak Indonesia berbakat lainnya.
Kolaborasi antarpenyanyi perempuan berbakat turut menjadi sorotan, di antaranya Isyana Sarasvati & Band bersama Putri Ariani, yang akan tampil dengan balutan aransemen megah dan memukau.
Menurut Harsiwi, kunci utama agar program televisi selalu berada di hati penonton adalah kemampuan untuk merasakan dan memahami selera mayoritas masyarakat Indonesia.
“Sebagai programmer televisi, yang paling utama bukan selera pribadi, tapi selera penonton Indonesia. Ketika kita bisa membaca apa yang disukai masyarakat, kita bisa melayani penonton dengan baik,” ujar Harsiwi.
Ia mencontohkan dangdut sebagai musik yang paling diterima oleh berbagai lapisan masyarakat. Tantangannya, kata dia, adalah bagaimana mengemas dangdut agar tetap berkelas dan bisa dinikmati semua segmen, mulai dari kelas menengah, masyarakat urban, hingga generasi muda.
“Dangdut itu kita kemas dengan aransemen yang megah, tata panggung, lighting, busana, hingga teknologi yang tidak kalah dengan panggung internasional. Lagu-lagu sederhana sekalipun, ketika diaransemen dengan baik, bisa menjadi tontonan yang berkelas dan dinikmati semua kalangan,” jelasnya.
Harsiwi menambahkan, unsur hiburan juga diperkuat melalui kehadiran host yang komunikatif dan juri yang tak hanya memberi penilaian teknis, tetapi juga ikut bernyanyi dan bergoyang bersama peserta.
| Daftar 9 Lagu Indonesian Idol 2026 Babak Spekta 7 Tema Dangdut Malam Ini |
|
|---|
| Lesti Kejora Hamil Besar saat Masih Gendong Anak Kedua, Rizky Billar Dihujat: Capek Klarifikasi |
|
|---|
| Sosok Tasya Alessia Juara D Academy 7 Asal Tangsel, Alumni Idola Cilik |
|
|---|
| Selamat! Tasya Jadi Juara D Academy 7 setelah Lewati 3 Malam Grand Final, Valen Juara 2 |
|
|---|
| Penentuan Juara D Academy 7 Malam Ini, Intip Hadiah yang Diperebutkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Direktur-SCM-Harsiwi-Achmad-saat-wawancara-virtual.jpg)