Senin, 8 Juni 2026

Ramadhan 2026

5 Tips Cerdas Kelola THR ala Pakar Ekonomi Uninus: Jangan Cuma Numpang Lewat dan Cepat Ludes

Bingung kelola THR? Simak tips cerdas dari pakar ekonomi Uninus: Alokasi 20?na darurat, investasi emas, dan cara lunasi utang.

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Ravianto
SHUTTERSTOCK
CERDAS KELOLA THR - ILUSTRASI THR. Bingung kelola THR? Simak tips cerdas dari pakar ekonomi Uninus: Alokasi 20?na darurat, investasi emas, dan cara lunasi utang agar THR tidak habis percuma. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tunjangan Hari Raya (THR) seringkali menjadi "dana kaget" yang habis dalam sekejap jika tidak dikelola dengan strategi matang.

Menjelang Idulfitri 2026, Pengamat Ekonomi Universitas Islam Nusantara (Uninus), Mochammad Rizaldy Insan Baihaqqy, membagikan panduan agar dana THR Anda tetap produktif.

Menurut Rizaldy, kesalahan umum masyarakat adalah langsung menghabiskan THR untuk belanja konsumtif tanpa membagi pos pengeluaran.

"Momentum THR harus jadi titik awal memperkuat keuangan pribadi, bukan sekadar tambahan belanja musiman," ujarnya kepada Tribunjabar.id, Selasa (4/3/2026).

Strategi Alokasi THR yang Bijak

Rizaldy menyarankan pembagian dana THR ke dalam beberapa pos prioritas berikut ini:

Baca juga: Besaran THR Lebaran 2026 untuk Buruh Harian Lepas, Ini Cara Hitungnya

  1. Selesaikan Utang Berbunga Tinggi 
    Jadikan cicilan atau utang kartu kredit sebagai prioritas utama. Melunasi utang dengan bunga tinggi akan menyelamatkan kondisi keuangan Anda dari beban jangka panjang.
  2. Alokasikan 20 Persen untuk Dana Darurat 
    Jangan habiskan semua untuk baju baru. Sisihkan minimal 20 persen THR untuk tabungan darurat. "Dana ini penting untuk mengantisipasi kebutuhan tak terduga agar tidak panik saat ada kondisi mendesak," tuturnya.
  3. Investasi Emas atau Pasar Uang (10-15 Persen) 
    Manfaatkan 10–15 persen THR untuk investasi ringan seperti emas batangan atau digital. Emas dinilai stabil dalam menjaga nilai uang dari tekanan inflasi global.
  4. Penuhi Kebutuhan Pokok & Tahunan Pastikan biaya transportasi mudik, sembako, tagihan rutin, hingga biaya sekolah anak sudah aman sebelum melirik barang-barang keinginan.
  5. Batasi Pos Kesenangan (Lifestyle) Boleh menggunakan THR untuk rekreasi atau self-reward, namun alokasinya harus dilakukan paling akhir setelah pos wajib, tabungan, dan investasi terpenuhi agar tidak terjadi pengeluaran impulsif.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved