Cara Daftarkan NIK KTP Terdaftar Jadi Penerima Bansos, PKH dan BPNT Mulai Cair Februari 2026
Agar bisa menjadi penerima bansos, warga wajib memastikan bahwa NIK KTP mereka sudah tercatat secara resmi dalam sistem DTSEN.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
TRIBUNJABAR.ID - Simak cara mendaftarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) menjadi penerima bantuan sosial (bansos) berikut ini.
Bansos adalah bantuan dari pemerintah untuk masyarakat tidak mampu atau ekonomi rentan.
Bentuk bansos bisa bermacam-macam, mulai dari uang tunai hingga bantuan pangan.
Setidaknya, ada dua jenis bansos reguler yang setiap tahunnya disalurkan, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Lantas, bagaimana cara mendaftar jadi penerima bansos?
Penting untuk dipahami bahwa sasaran bantuan ini adalah warga yang masuk dalam kelompok desil terbawah pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Mulai tahun lalu, DTSEN resmi digunakan sebagai basis rujukan utama pemerintah dalam penyaluran bantuan, menggantikan fungsi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Agar bisa menjadi penerima bansos, warga wajib memastikan bahwa NIK KTP mereka sudah tercatat secara resmi dalam sistem DTSEN.
Berikut adalah cara mendaftar jadi penerima bansos baik secara offline ataupun online.
Baca juga: 2 Cara Mudah Cek NIK KTP Terdaftar sebagai Penerima Bansos Februari 2026 atau Tidak
1. Mendatangi RT/RW
• Mendaftarkan diri ke desa/kelurahan melalui usulan RT/RW setempat.
• Usulan tersebut akan dibawa ke musyawarah desa atau kelurahan.
• Selanjutnya, usulan itu akan diinput ke Aplikasi SIKS-NG.
• Kemudian, Dinas Sosial akan melakukan verifikasi dan validasi usulan desa/kelurahan.
• Hasil verifikasi nantinya akan difinalisasi Dinas Sosial Kabupaten/Kota.
• Selanjutnya, kepala daerah akan melakukan pengesahan.
2. Secara Online
• Unduh Aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store.
• Buka Aplikasi Cek Bansos Kemensos dan klik "Buat Akun Baru" untuk registrasi.
• Masukkan data diri sesuai kolom yang diminta, berupa Nomor KK, NIK dan nama lengkap sesuai KK serta KTP.
• Unggah foto KTP dan swafoto yang tengah memegang KTP.
• Pastikan data diisi dengan benar Kemudian lanjut klik "Buat Akun Baru".
• Cek email verifikasi dan aktivasi masuk dari Kemensos.
• Setelah proses registrasi berhasil, akses kembali layanan menu di aplikasi Cek Bansos Kemensos, lalu klik menu "Daftar Usulan".
Baca juga: Siap-siap Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Cair Februari 2026, Cek NIK KTP Terdaftar atau Tidak
• Masukkan kembali data diri sesuai petunjuk yang tertulis di kolom.
• Usulan masyarakat akan masuk ke sistem SIKS-NG dan diverifikasi serta divalidasi oleh Dinas Sosial.
• Hasil verifikasi dan validasi tersebut akan masuk ke dalam pengesahan Kepala Daerah.
• Pengesahan Kepala Daerah akan diunggah ke sistem SIKS-NG sebagai bahan pengolahan dan penetapan Kemensos.
BPNT dan PKH Cair Feburari 2026
Pemerintah telah menetapkan penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun ini yang akan dimulai pada Februari 2026.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
"Terkait bansos reguler, rencananya distribusi akan dimulai sekitar Februari untuk 18 juta keluarga penerima manfaat, mencakup PKH dan bantuan sembako," jelas Gus Ipul pada Jumat (23/1/2026), mengutip Kompas.com.
Sesuai dengan prosedur sebelumnya, mekanisme penyaluran PKH dan BPNT akan tetap dilakukan melalui Bank Himbara serta PT Pos Indonesia.
Adapun, PKH memiliki besaran bantuan yang berbeda-beda tergantung pada kategori, yaitu:
- Kategori Ibu Hamil/Nifas
Rp750.000/tahap atau Rp3.000.000/tahun - Kategori Anak Usia Dini 0 s.d. 6 Tahun
Rp750.000/tahap atau Rp3.000.000/tahun - Kategori Pendidikan Anak SD/Sederajat
Rp225.000/tahap atau Rp900.000/tahun - Kategori Pendidikan Anak SMP/Sederajat
Rp375.000/tahap atau Rp1.500.000/tahun - Kategori Pendidikan Anak SMA/Sederajat
Rp500.000/tahap atau Rp2.000.000/tahun - Kategori Penyandang Disabilitas berat
Rp600.000/tahap atau Rp2.400.000/tahun - Kategori Lanjut Usia
Rp600.000/tahap atau Rp2.400.000/tahun - Kategori Korban Pelanggaran HAM Berat
Rp2.700.000/tahap atau Rp10.800.000/tahun.
Sementara, BPNT memiliki besaran Rp200.000 per bulan.
Cara Cek Penerima Bansos
Berikut adalah cara mengecek apakah NIK KTP terdaftar sebagai penerima bansos Februari 2026:
1. Cek Bansos Kemensos via situs cekbansos.kemensos.go.id 2025
- Buka link: https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih data wilayah: provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan.
- Masukkan nama sesuai KTP Isi kode captcha yang muncul.
- Klik “Cari Data”.
- Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, jenis bantuan, dan periode pencairan.
2. Cek Bansos Kemensos via aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
- Login atau daftar akun Pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Jawab pertanyaan verifikasi.
- Klik “Cari Data”.
- Jika nama Anda muncul sebagai penerima, sistem menampilkan nama lengkap, usia, jenis bantuan, status penerimaan, dan periode pencairan.
Baca artikel menarik Tribunjabar.id lainnya di Google News.
cara mendaftar jadi penerima bansos
bansos
bantuan sosial
NIK KTP
Program Keluarga Harapan
PKH
Bantuan Pangan Non Tunai
BPNT
| Cara Cek NIK KTP Terdaftar Bansos Bulan Juni 2026 atau Tidak, Termasuk Bantuan Pangan |
|
|---|
| 5 Bansos Cair Bulan Juni 2026 Lengkap Cara Cek Penerimanya, Termasuk Beras dan Minyak |
|
|---|
| Kanwil Kemenkum Jabar Beri Pendampingan Penyusunan Raperbup Karawang Terkait PPPK dan Bansos |
|
|---|
| 3 Cara Cek Penerima Bansos Bulan Mei 2026 Mudah Lewat HP, Termasuk PKH-BPNT |
|
|---|
| Kemenko PM Luncurkan Perintis Berdaya Connect di Bandung, UMKM Mandiri Tanpa Bergantung Bansos |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ILUSTRASI-BANSOS-BSU-2.jpg)