Demo Mahasiswa di Jabar
Momen Ribuan Mahasiswa Kepung DPRD Jabar, Bawa Replika Guillotine Bertuliskan 'RIP Demokrasi'
Selain membentangkan poster tuntutan, mahasiswa juga membawa replika guillotine atau alat eksekusi yang identik dengan Revolusi Prancis.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Seli Andina Miranti
Ringkasan Berita:
- Ribuan mahasiswa BEM SI Jawa Barat menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat.
- Massa menyuarakan kekecewaan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.
- Demonstran membawa replika guillotine bertuliskan 'RIP Demokrasi' sebagai simbol kemunduran demokrasi.
- Terdapat tujuh tuntutan utama, termasuk stabilisasi rupiah, penurunan harga BBM, dan evaluasi Kabinet Merah Putih.
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurrahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Bandung Raya, kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (17/6/2026).
Massa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Jawa Barat itu, meluapkan kekecewaan terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran yang dinilai belum berpihak kepada rakyat.
Massa mulai berdatangan sekitar pukul 15.24 WIB. Mereka berjalan berbaris mengenakan almamater kampus masing-masing, sambil membawa spanduk berisi kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
Baca juga: Demonstrasi Mahasiswa di Sukabumi, Ketua DPRD Turut Dicecar soal Isu Kelola Dapur MBG
Selain membentangkan poster tuntutan, mahasiswa juga membawa replika guillotine atau alat eksekusi yang identik dengan Revolusi Prancis.
Pada bagian tengah replika tersebut, tertulis kalimat "RIP Demokrasi" sebagai simbol kritik terhadap kondisi demokrasi yang mereka nilai mengalami kemunduran.
Koordinator BEM SI Jawa Barat, Muhammad Risaldi, mengatakan aksi bertajuk "Indonesia Darurat" tersebut diikuti sekitar 1.200 mahasiswa dari 23 perguruan tinggi di Jawa Barat.
"Hari ini kita melakukan aksi dari BEM SI Jawa Barat yang mana untuk aksi kali ini ada sekitar 23 kampus dengan jumlah massa estimasi sekitar 1.200 lebih," ujar Risaldi.
Menurutnya, aksi tersebut merupakan akumulasi kekecewaan dan kemarahan mahasiswa, terhadap berbagai persoalan yang dinilai tidak kunjung mendapat respons dari pemerintah.
"Ini merupakan salah satu bentuk kekecewaan kami dan juga akumulasi kemarahan, khususnya dari kami yang sering kali menyuarakan aspirasi yang memang sama sekali tidak didengarkan," katanya.
Risaldi menilai, selama lebih dari satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan, belum terlihat langkah strategis yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat, mulai dari ekonomi hingga kebebasan sipil.
Ia juga menyoroti sejumlah pernyataan Presiden yang dinilai tidak substansial dan tidak menjawab kebutuhan masyarakat.
"Ini merupakan akumulasi juga kemarahan daripada statement-statement yang memang dirasa tidak perlu dan juga tidak penting yang dikeluarkan oleh Prabowo sebagai presiden," ucapnya.
Baca juga: Pantau Langsung Pembubaran Demo Mahasiswa di DPRD, Kapolda Jabar Puji Aksi Berjalan Tertib
Perwakilan Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (KM ITB), Nahdah Nabillah mengatakan, dalam aksi kali ini terdapat tujuh tuntutan kepada pemerintah pusat.
Di antaranya, stabilkan nilai tukar rupiah dan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM), selamatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari pemborosan anggaran serta benahi sistem komunikasi kepresidenan yang dinilai kerap menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
demonstrasi
mahasiswa
DPRD Jawa Barat
Kota Bandung
Prabowo-Gibran
guillotine
Muhammad Risaldi
Nahdah Nabillah
multiangle
| Pantau Langsung Pembubaran Demo Mahasiswa di DPRD, Kapolda Jabar Puji Aksi Berjalan Tertib |
|
|---|
| Demo di Gedung DPRD Jabar, BEM SI Acungkan Kartu Merah untuk Prabowo-Gibran, Bubarkan Program MBG |
|
|---|
| Demonstrasi Mahasiswa di Sukabumi, Ketua DPRD Turut Dicecar soal Isu Kelola Dapur MBG |
|
|---|
| Bawa Empat Tuntutan Utama, Ratusan Mahasiswa KM ITB Long March ke DPRD Jabar |
|
|---|
| BREAKING NEWS: KM ITB Turun ke Jalan di Bandung, Soroti Pelemahan Rupiah hingga Tata Kelola |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Mahasiswa-bawa-replika-guillotine-di-demo-Bandung.jpg)