Kurikulum Cambridge Jadi Pembeda Sekolah Maung di SMAN 5 Bandung
Status SMAN 5 Bandung sebagai Sekolah Maung memicu lonjakan pendaftar hingga 1.511 orang, dengan dominasi jalur prestasi akademik rapor.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ringkasan Berita:
- Status SMAN 5 Bandung sebagai Sekolah Maung memicu lonjakan pendaftar hingga 1.511 orang, dengan jalur prestasi akademik rapor sebagai pilihan paling mendominasi.
- Dari ribuan pendaftar terverifikasi, sekolah hanya menerima 320 siswa untuk 10 rombongan belajar, setelah memanfaatkan limpahan 36 kursi kosong dari jalur non-rapor.
- Calon siswa yang dinyatakan tidak lolos diarahkan untuk langsung mengikuti tahap Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) berbasis radius domisili tempat tinggal.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Antusiasme masyarakat terhadap program Sekolah Maung di Jawa Barat ternyata cukup tinggi. Hal ini terlihat dari lonjakan jumlah pendaftar di SMAN 5 Bandung yang jumlahnya melonjak hampir dua kali lipat.
Koordinator PPID sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 5 Bandung, Dadan Hamdani, mengatakan status SMAN 5 sebagai salah satu Sekolah Maung menjadi faktor utama meningkatnya minat calon peserta didik.
“Kalau pendaftar jelas hampir dua kali lipat dari sebelumnya. Biasanya 600 atau 700 orang, sekarang itu mencapai 1.511 pendaftar. Yang jadi daftar sekitar 1.447, kemudian yang terverifikasi sebanyak 1.310,” ujar Dadan saat ditemui di SMAN 5 Bandung, Jalan Belitung No 8, Senin (8/6/2026).
Dari total pendaftar terverifikasi tersebut, hanya 320 siswa yang akhirnya diterima untuk mengisi 10 rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas masing-masing 32 siswa.
Menurut Dadan, lonjakan jumlah pendaftar memang sudah diprediksi sejak awal karena Sekolah Maung menjadi prioritas pilihan banyak calon peserta didik.
“Memang sudah diprediksi dengan banyaknya pendaftar karena hanya Sekolah Maung yang didahulukan. Jadi memang efeknya cukup besar,” ujarnya.
Ia pun mengakui bahwa status sebagai Sekolah Maung membuat daya tarik SMAN 5 semakin tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Dadan menjelaskan, jalur prestasi akademik berbasis nilai rapor menjadi jalur yang paling diminati. Dari lebih dari seribu pendaftar terverifikasi, mayoritas memilih jalur tersebut.
“Kalau dominasi pasti di rapor, pendaftarnya hampir 1.088 orang. Sementara jalur non-akademik sekitar 300-an, lalu potensi akademik sekitar 85 pendaftar,” ujarnya.
Kuota penerimaan terbesar pun berada pada jalur rapor. Dari total 320 siswa yang diterima, awalnya sebanyak 160 kursi dialokasikan untuk jalur prestasi akademik rapor.
Namun, terdapat kuota kosong dari jalur prestasi akademik non-rapor, seperti prestasi olimpiade dan kompetisi, yang kemudian dialihkan ke jalur rapor.
“Ada limpahan sekitar 36 kursi dari jalur prestasi akademik yang kosong. Jadi diisi oleh jalur rapor. Total yang diterima melalui jalur rapor menjadi 196 siswa,” ujarnya.
Di sisi lain, Dadan juga menjelaskan mekanisme bagi peserta yang tidak lolos di Sekolah Maung.
Mereka masih memiliki kesempatan mengikuti proses PCMB (Pemetaan Calon Murid Baru) pada hari yang sama setelah hasil Sekolah Maung diumumkan.
| Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka |
|
|---|
| Sekolah Maung Bikin Bingung: Siswa Lolos SPMB SMAN 5 Bandung, Tapi Dipusingkan Jadwal Daftar Ulang |
|
|---|
| LINK dan Cara Daftar SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1, Jalur Afirmasi dan Prestasi |
|
|---|
| SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Jalur Afirmasi dan Prestasi Dibuka Besok, Cek Ketentuan Pilih SMP |
|
|---|
| SPMB Sekolah Maung Dikeluhkan Orangtua, SMAN 5 Bandung Akui Verifikasi Bekas Sempat Terkendala |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Suasana-SMAN-5-Bandung-pada-Sabtu-1432026.jpg)