Jabar Bersiap Hadapi Kemarau Panjang dan El Nino, Pemprov Siapkan Langkah Antisipasi
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan sejumlah langkah antisipasi menghadapi potensi musim kemarau panjang 2026 =
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Seli Andina Miranti
Pemprov Jabar menegaskan seluruh langkah ini dilakukan untuk memastikan dampak musim kemarau dapat ditekan, terutama pada sektor air bersih, pangan, dan lingkungan.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanhorti) Provinsi Jawa Barat, Dadan Hidayat menambahkan, koordinasi lintas sektor telah dilakukan guna menjamin ketersediaan air pertanian, sebagai upaya menjaga stabilitas produksi padi nasional di tengah ancaman fenomena El Nino yang diprediksi melanda hingga Oktober 2026.
Jawa Barat sendiri memiliki luas baku lahan sawah sekitar 900.772 hektare, sehingga menjaga ketersediaan air pertanian pada musim kemarau menjadi sangat penting.
Sebagai bentuk kesiapan menghadapi iklim ekstrem, Distanhorti Jabar memaparkan sejumlah infrastruktur yang telah disiagakan sejak 2025 melalui dukungan APBN dan APBD, di antaranya 215 unit irigasi perpompaan (APBN), 23.052 hektare optimasi lahan non rawa (APBN), 1.315 unit bantuan pompa air (APBN), 50 unit irigasi perpompaan tenaga surya (APBD) dan 119 unit bantuan pompa air (APBD).
Dadan berharap, melalui langkah terkoordinasi antara pemerintah pusat, daerah, dan perangkat desa, ketersediaan air tetap terjaga secara berkelanjutan.
"Sehingga produksi dan produktivitas padi di Provinsi Jawa Barat tetap terpelihara, bahkan meningkat, di tengah tantangan perubahan iklim," ujar Dadan.
| Dokumen KBU Lengkap, TPPAS Legok Nangka Tunggu Pembiayaan, Target Beroperasi Penuh pada 2029 |
|
|---|
| Kemarau Jabar Diiringi Fenomena El Nino Moderat, BMKG Imbau Warga Bandung Mulai Hemat Air Bersih |
|
|---|
| Waspada Penurunan Curah Hujan, BMKG Prediksi Puncak Kemarau di Jawa Barat Terjadi Agustus 2026 |
|
|---|
| Kemarau Pengaruh El Nino Terjadi di Jabar, BPBD Bersiap Antisipasi Karhutla dan Kekeringan |
|
|---|
| El Nino Godzila Mengintai Jawa Barat, Dedi Mulyadi Minta Daerah Siapkan Langkah Cepat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sawah-mulai-mengering-di-rancaekek-petani-khawatir-kesulitan-air-bersih-di-musim-kemarau.jpg)