Bulan Belanja Bandung 2026 Kembali Digelar, Disdagin Optimistis Kejar Capaian Rp101,07 Miliar
Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung resmi meluncurkan program Bulan Belanja Bandung (BBB) 2026 guna mendongkrak perputaran ekonomi.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Ringkasan Berita:
- Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung resmi meluncurkan program Bulan Belanja Bandung (BBB) 2026 guna mendongkrak perputaran ekonomi daerah.
- Rangkaian acara strategis ini akan berlangsung dari bulan Juni hingga Agustus 2026 dengan melibatkan berbagai asosiasi usaha, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif.
- Mengusung konsep kolaboratif, acara akan ditutup dengan puncak Bandung Great Sale di kawasan terbuka Laswi Heritage.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung menargetkan, program Bulan Belanja Bandung (BBB) 2026 bisa berdampak positif terhadap perputaran ekonomi di Kota Bandung.
Program yang memasuki tahun kedua ini diyakini mampu melanjutkan tren positif tahun sebelumnya dengan perputaran ekonomi mencapai Rp101,07 miliar, sehingga Disdagin Kota Bandung akan berupaya mengejar target tersebut.
Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin mengatakan, pada tahun ini pihaknya optimistis capaian tersebut dapat meningkat di tengah tantangan ekonomi global karena pelaksanaan BBB tahun ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah tidak terasa kita sudah memasuki tahun ketiga pelaksanaan Bulan Belanja Bandung. Tahun ini insyaallah akan kembali terselenggara dengan rangkaian kegiatan yang lebih kolaboratif," ujar Ronny, Jumat (5/6/2026).
Ia mengatakan, BBB tahun 2026 terdiri dari sejumlah rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak Juni hingga Agustus 2026. Agenda ini tidak hanya melibatkan pemerintah, tetapi juga asosiasi pusat perbelanjaan, pelaku usaha, hingga komunitas ekonomi kreatif.
Rangkaian itu diawali dengan Pasar Kreatif Bandung pada 8 Juni hingga 2 Agustus 2026, dilanjutkan Indonesia Shopping Festival (ISF) pada Agustus yang diinisiasi oleh APPBI, serta Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) oleh Hippindo.
"Ini agenda strategis untuk menggerakkan perekonomian. Kita ingin meningkatkan daya saing pelaku usaha sekaligus memperkuat branding produk lokal Bandung," katanya.
Sebagai penutup, akan digelar Bandung Great Sale pada 21–23 Agustus 2026 di Laswi Heritage yang menjadi puncak kegiatan sekaligus ajang promosi besar-besaran berbagai produk unggulan Kota Bandung.
Ronny mengatakan, tujuan utama dari BBB adalah meningkatkan aktivitas perdagangan, memperluas akses pasar bagi UMKM, dan mendorong konsumsi masyarakat.
Ia juga menyinggung capaian pertumbuhan ekonomi Kota Bandung yang sebelumnya berada di angka 5,29 persen pada 2025. Terkait hal itu BBB dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga tren positif tersebut di tengah tantangan global.
Atas hal tersebut, Ronny menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program ini, termasuk dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta sektor perhotelan dan kuliner.
"Tidak ada kompetisi, yang ada kolaborasi. Kita ingin semua stakeholder terlibat agar dampaknya lebih luas," ucap Ronny.
Selain itu, Bandung Great Sale tahun ini menghadirkan konsep berbeda dengan lokasi utama di luar pusat perbelanjaan, yakni di ruang terbuka Laswi Heritage, guna menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.
Ronny berharap, melalui rangkaian kegiatan ini, Kota Bandung semakin dikenal sebagai destinasi wisata belanja dan pusat ekonomi kreatif nasional.
“Kita targetkan kunjungan wisata meningkat, terutama dari luar kota. Bandung harus jadi tujuan utama untuk belanja, kuliner, dan fesyen,” katanya.
| Kronologi Begal iPhone di Gedebage Bandung: Siram Wajah Korban Pakai Minyak Angin Aromaterapi |
|
|---|
| Dongkrak Ekonomi Lokal, Pasar Kreatif Bandung 2026 Kejar Target Rp10 M |
|
|---|
| Fortusis Ungkap Awal Mula Kesalahpahaman SPMB Sekolah Maung, Jadi Rumit Karena Respons Lambat |
|
|---|
| SPMB Sekolah Maung, Fortusis: Sosialisasi Minim, Guru Banyak yang Bingung, Apalagi Orangtua |
|
|---|
| DLH Ungkap Keuntungan Status Darurat Sampah di Bandung, Metode Tak Biasa Boleh Dilakukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Pasar-Kreatif-Bandung-2026-shopping-umkm-Bulan-Belanja.jpg)